Berita Kudus
Peternak di Kudus Sambut Positif Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak
Sejumlah peternak menyambut positif pelatihan lrmbuatan pakan ternak yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah peternak menyambut positif pelatihan lrmbuatan pakan ternak yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus. Pelatihan tersebut selain membuat peternak memiliki kecapakan mengolah pakan ternak, juga memudahkan peternak agar tidak mencari rumput setiap hari.
Salah seorang peternak Abdul Mukid mengatakan, pelatihan pembuatan pakan ternak membuat para peternak memiliki kecakapan dan pengetahuan terkait pembuatan pakan ternak dengan metode fermentasi dan silase. Dua metode tersebut bisa membuat peternak lebih ringan dalam memelihara hewan ternak.
"Jadi bisa lebih irit tenaga dan tentunya lebih ekonomis tanpa mengurangi protein dan serat pada pekan. Sehingga manfaat pada ternak tetap maksimal," kata Mukid.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dispertanpangan ini tujuannya melatih peternak agar tidak merasa kebingungan saat rumput susah dicari. Misalnya saat puncak musim kemarau atau saat puncak musim hujan. Juga para peternak bisa lebih hemat tenaga karena tidak perlu mencari rumpit setiap hari.
Lelaki yang juga sebagai Ketua Kelompok Ternak Kanaya Barokah Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog Kudus ini memiliki anggota sebanyak 12 peternak. Masing-masing anggota memiliki kambing atau domba sebanyak 10 ekor.
"Pelatihan ini akan meringankan kami saat musim kemarau atau puncak musim hujan. Adanya pelatihan pembuatan pakan ternak menggunakan metode fermentasi dan silase ini oakan ternak bisa disimpan cukup lama. Ini bisa memudahkan kami," kata Mukid.
Sementara Kepala Bidang Peternakan Dispertanpangan Kudus Arin Nikmah mengatakan, pelatihan yang pihaknya selenggarakan merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan peternak. Dengan bisa mengolah pakan sendiri, peternak bisa menekan ongkos produksi dan hemat tenaga.
"Dengan begitu biaya produksi di bidang peternakan bisa ditekan seminim mungkin dan hasilnya bisa maksimal. Dengan begitu keuntungan peternak bisa lebih besar," kata Arin. (*)
| Pusat Minta Daerah Kerahkan PPPK untuk Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Dinkes Kudus Catat Ada 464 Kasus Campak |
|
|---|
| SPPG di Kudus Beri Kejutan Uang Tunai di Dalam Ompreng untuk Siswa Penerima MBG |
|
|---|
| Di Hadapan Ratusan PPPK, Bupati Samani Minta Mereka Tidak Cerai |
|
|---|
| Bupati Samani Pastikan Tak Ada Pemutusan Kontrak PPPK di Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-peternak-praktik-membuat-pakan-ternak.jpg)