Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasien Pria Pasang Gotri di Kelamin, Dokter Budi Asih Ungkap Bahayanya: Ini Konyol

Owner RS Budi Asih, Dokter Anton Budi Asih membeberkan bahaya penanaman gotri di dalam kelamin. Anton Budi Asih mengaku ia ditemui seorang pasien laki

|
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
tiktok
Pasien Pria Pasang Gotri di Kelamin, Dokter Budi Asih Ungkap Bahayanya: Ini Konyol 

TIBUNJATENG.COM- Owner RS Budi Asih, Dokter Anton Budi Asih membeberkan bahaya penanaman gotri di dalam kelamin.

Dokter Anton Budi Asih melalui akun Tiktok pribadinya, @AntonBudiAsih mengungguh video penjelasan bahaya penanaman gotri di dalam penis.

Anton Budi Asih mengaku ia ditemui seorang pasien laki-laki yang meminta tolong untuk mengambil gotri di dalam penisnya.

Dalam tayangan tersebut, Anton Budi Asih menjelaskan gotri yang ditanam dalam penis justru membuat kekuatan penis melemah saat ereksi.

Anton Budi Asih mengatakan biasanya laki-laki datang ke dukun untuk minta dipasangkan gotri karena merasa tidak percaya diri.

"Biasanya laki-laki datang ke dukun minta dipasang gotri karena penisnya kecil biar lebih besar, tahan lama, dan besar, padahal justru ini menghambat cara kerja penis saat ereksi," ujarnya.

Menurutnya, pemasangan gotri justru membuat kekuatan ereksi penis melemah.

Bahkan Anton Budi Asih pernah menemukan laki-laki memasang dengan tasbih dan menggunakan batang gosok gigi yag terbuat dari plastik.

"Yang jelas setelah sekian lama memasang, mereka meminta dokter atau tenaga medis untuk mengeluarkan," ujarnya.

 

Cara mengeluarkan gotri di dalam penis sebenarnya sangat mudah dengan menyobek penis sedikit, lalu dijahit.

Namun, menurut dokter Anton Budi Asih, tindakan seperti itu merupakan hal yang sangat konyol.

Karena bisa mengurangi ereksi.

Dokter Anton Budi Asih membeberkan ada sebuah kasus seorag pria datang ke dukun untuk meminta suntik minyak lintah ke dalam penisnya.

"Nanti bentuk penis semakin besr, tapi tidak bisa mengeras, malah jadi loyo hingga impotensi," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved