BPJS Kesehatan Semarang
Kenali Lebih Dekat Siapa Petugas BPJS Satu di Rumah Sakit
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini bisa memanfaatkan akses informasi melalui petugas BPJS SATU (Siap Membantu).
“Kebetulan, saat akan melakukan pendaftaran poli disampaikan kartu saya non aktif. Mungkin saya yang terlupa untuk membayarkan iuran karena kesibukan, padahal saya selalu rutin. Memang dari petugas rumah sakit sudah menjelaskan namun saya juga ingin mengetahui dari petugas BPJS Kesehatan, karena infonya ada aturan terkait denda layanan,” ucapnya.
Sri mengaku, Petugas BPJS SATU menjelaskan secara runtut ketentuan denda layanan di rumah sakit karena status kepesertaan Merlina sebelumnya non aktif akibat tunggakan iuran. Menurut petugas BPJS SATU, denda layanan ini hanya berlaku saat mengakses layanan rawai inap di rumah sakit setelah peserta JKN sudah melunasi seluruh tunggakannya.
Masa denda layanan tersebut berlaku selama 45 hari setelah peserta melunasi seluruh tunggakannya.
“Bahkan Petugas BPJS SATU juga menyarankan saya untuk mengajukan proses autodebet, untuk meminimalisir saya terlupa membayar iuran. Juga, petugas juga mengajari saya mengunduh Aplikasi Mobile JKN, disitu saya jadi tahu dan bisa mengecek keaktifan kartu saya,” ucapnya.
“Saya sangat terbantu dengan petugas BPJS Satu. Mereka dapat memberikan penjelasan secara utuh pelayanan disini dan memastikan saya mendapatkan informasi yang saya butuh dengan cepat," ujar Sri (hm)
| Bulan Ramadhan Semakin Nyaman Urus JKN Bisa Lewat Pandawa |
|
|---|
| Lebih Cepat dan Lengkap Warga Demak Urus JKN di Mal Pelayanan Publik |
|
|---|
| Program Jaminan Kesehatan Nasional JKN Berperan Besar Bagi Rey dalam Melakukan Hemodialisa |
|
|---|
| Bolak-Balik Cuci Darah di Tengah Keterbatasan Biaya, Kini Ali Tak Lagi Risau Berkat JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kenali-Lebih-Dekat-Siapa-Petugas-BPJS-Satu-Siap-Membantu-di-Rumah-Sakit.jpg)