Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pertamina Resmikan Bengkel EduPreneur di Kota Semarang

Pertamina meresmikan bengkel EduPreneur di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/Idayatul Rohmah
Pertamina meresmikan bengkel EduPreneur di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Rabu (18/9). Bengkel EduPreneur tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Sahabat Nelayan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Pertamina meresmikan bengkel EduPreneur di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Bengkel EduPreneur tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Sahabat Nelayan.

Baca juga: Resmi Naik! Harga LPG Pertamina 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg Seluruh Indonesia, Kamis 19 September 2024

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan dan Pertamina, di antaranya Dinas Perikanan Kota Semarang, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Camat Tugu, Lurah Mangunharjo, dan Kapolsek Tugu & Danramil Tugu, Rabu (18/9/2024).

Area Manager Communication, Relations, & CSR Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan ini merupakan bagian dari pengembangan program Pertamina Sahabat Nelayan yang telah dirintis Pertamina melalui program CSR sejak tahun 2022 yang berada di wilayah Mangunharjo, Kota Semarang.

“Perkembangan bengkel nelayan saat ini tidak hanya ditujukan untuk perbaikan perahu saja tetapi juga untuk sepeda motor, yang harapannya bisa menjadi ekspansi bisnis bagi kelompok. Dimana pelayanan service motor sudah menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Brasto dalam keterangannya, Kamis (19/9).

Dia menjelaskan, berawal dari bangunan bengkel yang berukuran 5x6 meter yang berfokus pada perbaikan perahu nelayan, kini kegiatan yang dilakukan oleh kelompok telah berkembang seperti kegiatan perbaikan sepeda motor, penjualan oli pertamina, usaha cuci motor menggunakan produk sabun ramah lingkungan, serta adanya perluasan bengkel menjadi 14x5 meter.

"Pertamina Patra Niaga Regional JBT mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat di antaranya kelompok binaan bengkel edupreneur, Dinas Perikanan Kota Semarang, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Kelurahan Mangunharjo, dan masyarakat sekitar karena mendukung keberlanjutan program hingga saat ini," tambah Brasto.

Program ini berkolaborasi dengan pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kelompok. 

Kepala Bidang Pelatihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Willar Haruman mengungkapkan, pihaknya akan memfasilitasi pelatihan otomotif dan pengelasan yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, sehingga dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta penciptaan lapangan kerja di Kota Semarang.

Sementara itu, Camat Tugu, Abdul Haris Nur Hidayat, mengucapakan terima kasih kepada Pertamina atas bantuan program CSR yang diberikan kepada masyarakat nelayan Mangunharjo. 

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan CSR ini masyarakat mempunyai pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup”, ucap Haris.

Dengan adanya bengkel edupreneur, nelayan yang semula hanya mendapatkan penghasilan dari penjualan ikan kini sudah memiliki pendapatan sampingan sehingga terjadi peningkatan perekonomian bagi nelayan. 

Baca juga: Relpi Tour de Panti & Pantai, Cara Kreatif Relawan Kilang Pertamina Cilacap Berbagi

"Tentunya kami dari masyarakat Mangunharjo sangat merasakan manfaat dari adanya bengkel ini, terciptanya lapangan kerja, meningkatkan perekonomian, dan memberikan layanan yang mudah untuk diakses," kata Ketua kelompok bengkel edupreneur, Muhammad Yasin.

Selain itu, dijelaskan, bengkel edupreneur ini dikembangkan menjadi satu-satunya pusat pembelajaran otomotif di Kota Semarang yang dirintis secara langsung oleh nelayan.

“Kegiatan pembelajaran ini ditujukan bagi siswa SMA/K/sederajat yang nantinya akan mendapatkan pelatihan dan praktek langsung selama 1 bulan. Siswa juga akan mendapatkan pendampingan pembuatan lamaran kerja, keterampilan dalam wawancara kerja, serta mendapatkan akses informasi pekerjaan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang," imbuh Yasin. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved