Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Video Syur Guru dan Murid

Video Syur Guru dan Murid Gorontalo Direkam dengan HP Siswi Lain Berbaju Pramuka, Ditata di Pojok

Video syur antara guru dan murid Madrasah Aliyah (MA) di Gorontalo ternyata direkam dari handphone siswi lain.

Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
Instagram/wkwkmedsos
Video Syur Guru dan Murid Gorontalo Direkam dengan HP Siswi Lain Berbaju Pramuka, Ditata di Pojok 

TRIBUNJATENG.COM - Video syur antara guru dan murid Madrasah Aliyah (MA) di Gorontalo ternyata direkam dari handphone siswi lain.

Hal ini terungkap dalam video yang diunggah akun Instagram @wkwkmedsos pada Rabu (25/9/2024).

Dalam video itu, awalnya tampak siswi berseragam pramuka yang masuk ke dalam kamar lokasi kejadian.

Siswi itu lalu meletakkan kamera tersebut di bagian pojok.

Ia juga menata kamera agar tidak terlihat.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Sragen, 1 Tewas setelah Toyota Fortuner Tabrak Truk Tronton, 3 Luka-luka

Setelah menyalakan kamera, siswi berseragam pramuka itu keluar kamar.

Kemudian murid dan guru masuk ke dalam kamar.

Pemeran wanita yang juga seorang murid nampak mengenakan baju seragam dan jilbab putih.

Sedangkan pemeran pria yang sudah paruh baya mengenakan jaket hitam.

Keduanya lalu bercumbu dan melakukan hubungan suami istri.

Aksi itu diduga terjadi di sebuah kamar kos.

Namun belum diketahui sosok siswi berseragam pramuka itu.

Baca juga: Putri Saya Pasti Sudah Mati jika Monyet-Monyet Itu Tidak Turun Tangan

Dilansir dari Tribun Gorontalo, kini oknum guru yang mengajar Bahasa Indonesia sudah dinonaktifkan.

"Oknum guru tadi saya sudah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) jadwal mengajar saya nonaktifkan, jadi dia sudah tidak ada jadwal mengajar," ujar kepala sekolah tempat oknum itu mengajar.

Pihak sekolah mengatakan jika terkait mutasi guru bukan ranahnya, karena sekolah tersebut berada di bawah Kementrian Agama.

Phak sekolah hanya bisa menonaktifkan jam mengajar.

Pihak keluarga dari siswi dalam video pun sudah melaporkan hal ini ke kantor polisi.

Sedangkan siswi dalam video itu kini telah dikeluarkan.

Meskipun begitu, pihak sekolah masih mau membantu mencarikan sekolah jika yang bersangkutan ingin melanjutkan.

Penyidik PPA Polres Gorontalo, Brigadir Jabal Nur menerangkan oknum guru dan siswa sudah melakukan hal tak senonoh sejak September 2022.

"Sampai pada tahun 2023, oknum gurunya lebih ekstrem menyentuh siswa," jelasnya.

Tak cukup sampai di situ, kejadian serupa kembali terulang pada Januari 2024.

Terduga pelaku dan korban di bawah umur itu diduga menjalin hubungan asmara.

Siswi itu sendiri adalah yatim piatu karena ayah dan ibunya sudah meninggal.

Siswi tersebut diduga terbuai kasih sayang dari oknum gurunya.

 

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved