Israel Serang Lebanon
Amerika Serikat Bantu Israel Serang Lebanon tapi Larang Iran Bantu Hizbulloh
Israel membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS), seusai meluncurkan serangan darat ke Lebanon.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Israel membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS), seusai meluncurkan serangan darat ke Lebanon.
Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dilaporkan telah menawarkan dukungan kepada Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, untuk “membongkar infrastruktur serangan” di sepanjang perbatasan dengan Lebanon setelah Israel melancarkan serangan darat yang ditargetkan terhadap Hizbullah.
Austin juga mengeluarkan peringatan kepada Iran tentang konsekuensi serius, jika mereka menyerang Israel secara langsung sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap Hizbullah yang didukung Teheran. “Kami sepakat tentang perlunya membongkar infrastruktur serangan di sepanjang perbatasan untuk memastikan Hizbullah Lebanon tidak dapat melakukan serangan gaya 7 Oktober terhadap komunitas utara Israel,” kata Austin dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke jejaring sosial X, setelah berbicara dengan Gallant.
Gallant telah memperingatkan sebelumnya bahwa aksi militer Israel di Lebanon belum berakhir, meskipun serangan Israel telah menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pada Jumat (27/9), yang memberikan pukulan telak bagi kelompok tersebut.
Austin menegaskan kembali posisi yang dianut oleh Gedung Putih, bahwa resolusi diplomatik diperlukan untuk memastikan keselamatan warga sipil di kedua sisi perbatasan. “Saya menegaskan kembali konsekuensi serius bagi Iran, jika Iran memilih untuk melancarkan serangan militer langsung terhadap Israel,” kata Austin, dikutip dari AFP.
“Amerika Serikat memiliki posisi yang tepat untuk membela personel, mitra, dan sekutu AS dalam menghadapi ancaman dari Iran dan organisasi lain yang didukung Iran, serta bertekad untuk mencegah aktor mana pun mengeksploitasi ketegangan atau memperluas konflik," jelasnya.
Bantahan Hizbullah
Sementara itu, kelompok Hizbullah, pada Selasa menyebut, tidak ada tentara Israel yang menyeberang ke Lebanon. Sebelumnya, Israel menyatakan telah melakukan serangan terbatas di sana. “Semua klaim Zionis bahwa pasukan pendudukan (Israel) telah memasuki Lebanon adalah klaim yang keliru,” kata Juru bicara Hizbullah kepada stasiun televisi Al-Jazeera dalam sebuah pernyataan.
“Belum ada bentrokan langsung antara pasukan perlawanan Hizbullah dan pasukan pendudukan Israel,” imbuh pernyataan itu.
Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon juga mengatakan, bahwa tidak ada serangan darat yang terjadi di wilayah selatan negara tersebut. Juru bicara UNIFIL, Andrea Tenenti, mengatakan kepada AFP bahwa tidak ada serangan darat saat ini. (kps/Tribunnews/afp)
| Netanyahu Bantah Israel Targetkan Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon Paska Serang Gerbang Utama |
|
|---|
| Benteng Hizbullah di Beirut Selatan Hancur Lebur Diserang Israel, Mesir dan Yordania Dukung Lebanon |
|
|---|
| 116 WNI Pilih Bertahan di Lebanon, Ini Alasan Mereka |
|
|---|
| Imbas Perang ISrael vs Hizbulloh di Lebanon :25 WNI Tiba di Indonesia |
|
|---|
| Serangan Israel di Beirut, Hizbullah Klaim Tewaskan 17 Tentara Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lloyd-austin-pensiunan-jenderal-angkatan-darat-yang-dinominasikan-sebagai.jpg)