Cerita Dongeng Pengantar Tidur Anak, Kisah Pemuda Tampan dan 7 Bidadari
Cerita Dongeng Pengantar Tidur Anak, Kisah Pemuda Tampan dan 7 Bidadari
Penulis: non | Editor: galih permadi
Bidadari lainnya pun berusaha membantu. Namun karena matahari sudah mulai terbit, enam Bidadari lainnya segera pergi sebelum pintu kayangan ditutup.
"Matahari akan terbit. Kami tidak bisa berlama-lama di sini. Maafkan kami harus kembali ke kahyangan," tutur salah satu bidadari.
Bidadari pun menangis.
Awang Sukma segera keluar dari persembunyiannya.
"Jangan takut putri, aku akan menolong asalkan tuan putri sudi tinggal bersama hamba," bujuk Datu Awang Sukma.
Bidadari yang putus asa pun menerima tawaran Datu Awang Sukma. Lagipula Datu Awang Sukma memiliki wajah rupawan.
Keduanya pun menikah dan hidup bahagia. Setahun kemudian lahirlah seorang bayi perempuan yang cantik dan diberi nama Kumalasari.
Kehidupan keluarga Datu Awang Sukma semakin bahagia.
Namun suatu hari, saat beras di rumah habis, Bidadari Cantik itu pergi ke gudang beras untuk mengambil beras.
Awang Sukma lupa menaruh beras ke dapur, sehingga istrinya harus pergi sendiri ke Gudang yang selama ini tertutup rapat.
Namun saat ke gudang, ia melihat seekor ayam hitam sedang Mengais sebuah kain.
Betapa terkejutnya Bidadari Cantik itu saat ia mendapati selendangnya.
"Ini selendangku!" seru Bidadari Cantik.
"Kini saatnya aku harus kembali ke kahyangan," kata Bidadari Cantik.
Di tepi telaga, Bidadari Cantik mengepakkan selendangnya.
| Pimpin Latihan, Kas Hartadi Minta Pemain PSIS Fokus Tatap Dua Laga Tersisa |
|
|---|
| 1.727 Kendaraan Diselundupkan dari Jawa Tengah ke Timor Leste |
|
|---|
| Siswi SMP Dibakar Paman di Semarang Utara Dipindahkan ke RSWN |
|
|---|
| Truk Angkut Tripleks Terguling Setelah Gagal Menanjak di Tanjakan Silayur |
|
|---|
| Bocah 11 Tahun Terseret Ombak ketika Mandi di Pantai Bleberan Cilacap, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-cerita-sebelum-tidur.jpg)