Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral Istilah Jam Koma di Kalangan Gen Z, Begini Penjelasan dan Ciri-cirinya 

Istilah 'Jam Koma' saat ini tengah viral di media sosial, khusunya di kalangan Gen Z.

Tayang:
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
IST
Ilustrasi Kelelahan 

TRIBUNJATENG.COM - Istilah 'Jam Koma' saat ini tengah viral di media sosial, khusunya di kalangan Gen Z.

Dilansir dari Kompas.com, Jam Koma sendiri adalah kondisi kelelahan otak dan mental karena terlalu banyak informasi atau stimulasi pada otak.

Jam Koma menjadi tanda jika otak mengalami kelelahan yang luar biasa sehingga menimbulkan gangguan mental, fisik hingga fungsi kognitif.

Menurut ilmuwan otak dan Dekan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta, Taufik Pasiak, jam koma adalah istilah populer yang merujuak pada 'brain fatigue' atau 'cognitive fatigue'.

Secara sederhana, istilah ini bisa diartikan sebagai kelelahan otak.

"Di bidang kognitif dan neurosains, istilah ini merujuk pada kondisi di mana otak mengalami kelelahan yang luar biasa, bahkan bisa ekstrem," jelas Taufiq kepada Kompas.com, Rabu (23/10/2024).

Gejalanya bisa berkisar dari gangguan kognitif ringan hingga berat.

Otak akan terasa lambat dalam menjalankan fungsinya.

Biasanya kondisi ini terjadi sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 atau larut malam setelah beraktivitas.

Berikut ini beberapa ciri-ciri otak mengalami Jam Koma:

1. Ganggungan konsentrasi dan fokus

Taufik Pasiak mengatakan jika salah satu tanda Jam Kom adalah saat seseorang kesulitan untuk berkonsentrasi dan fokus pada suatu pekerjaan maupun pembicaraan.

"Waktu fokusnya menjadi pendek atau bahkan tidak ada sama sekali," ujarnya ketika diwawancarai Kompas.com, Rabu (23/10/2024). 

2. Ingatan jangka pendek hilang

Ciri selanjutnya adalah seseorang akan mengalami hilang ingatan jangka pendek.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved