Pilkada Kabupaten Pekalongan 2024
KPU Kabupaten Pekalongan Kaji Dugaan Pencatutan Logo KPU
KPU Kabupaten Pekalongan belum melaporkan kejadian pencatutan logo KPU, yang digunakan oleh seorang perempuan untuk mendata KK di rumah warga
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - KPU Kabupaten Pekalongan belum melaporkan kejadian pencatutan logo KPU, yang digunakan oleh seorang perempuan untuk mendata KK di rumah warga jelang pencoblosan pilkada pada 27 November ke polisi.
Hal itu dikatakan Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Divisi Hukum dan Pengawasan, Fatkhuddin, di aula KPU setempat, Senin (4/11/2024).
Fatkhuddin mengatakan, terkait kejadian ini, KPU akan klarifikasi dahulu dan menelaah. Apakah ini ada pelanggaran hukum pada video tersebut atau tidak?.
"Karena, setelah kita komunikasi dengan provinsi dan kepolisian bahwa ini bagian dari bagaimana pencatutan yang dilaksanakan oleh oknum."
"Dan itu harus ada data, pertama apakah menimbulkan keresahan, lalu kedua permasalahan materil yang dirugikan atau tidak," katanya.
Baca juga: KPU Batang Undur Jadwal Debat Kedua, Pindah Lokasi di Gedung Guru
Baca juga: Viral Ngaku Petugas KPU Pekalongan Datangi Rumah Warga Minta Data KK, Ini Kata Komisioner
Saat ini KPU masih fokus dengan kegiatan yang lainnya yaitu persiapan debat, pelipatan dan penyortiran surat suara, bimtek KPPS.
Tidak hanya itu saja, pada saat rapat kordinasi terkait jelang debat, semua perwakilan dari paslon tidak membahas mengenai video viral tersebut.
"Tadi saat rapat LO dari paslon tidak ada yang membahas video itu, kita fokus didebat dan rapat umum."
"Hingga sekarang belum ada yang bertanggung jawab terkait video itu," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, viral video berdurasi dua menit tiga puluh enam detik menggegerkan warga Kabupaten Pekalongan jelang pelaksanaan Pilkada 2024
Dalam video di media sosial itu, seorang perempuan mendatangi salah satu rumah warga dan mengenakan tanda pengenal (id card) bertuliskan 'Tim Checlist Officer' yang terdapat logo KPU.
Tidak hanya itu, perempuan tersebut meminta dokumen kependudukan seperti KK untuk pendataan.
Saat ditanya, maksud dan tujuannya meminta data pribadi di rumah warga, perempuan ini awalnya mengaku petugas dari KPU Kabupaten Pekalongan.
Namun setelah ditanya terus menerus, perempuan itu pun mengaku disuruh oleh seseorang berinisial A.
Selanjutnya, pemuda berinisial A ini didatangkan ke rumah warga tersebut. Dalam rekaman video berikutnya, pemuda ini akhirnya meminta maaf, lantaran mencatut nama KPU Kabupaten Pekalongan untuk kepentingan pribadinya.
| Berikut Ini Lokasi TPS Tempat para Cabup dan Cawabup Pekalongan Mencoblos |
|
|---|
| 675 Petugas Gabungan Amankan Kampanye Akbar di Lapangan Kebonagung Pekalongan |
|
|---|
| Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Munir Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan saat Pilkada |
|
|---|
| Ratusan Orang Demo di KPU Kabupaten Pekalongan, Ini Tuntutannya |
|
|---|
| Debat Publik Pilbup Pekalongan Diwarnai Gesekan, Ketua KPU : Akan Kita Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ten-Pekalongan-menggelar-press-conference-terkait-video-viral-penca.jpg)