dr. Zaidul Akbar Ungkap Pentingnya Garam Non Refinasi Agar Nutrisi Mudah Diserap Tubuh
Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan dr. Zaidul Akbar ungkap pentingnya garam non refinasi. Garam non refinasi adalah istilah yang mengacu
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM- Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan dr. Zaidul Akbar ungkap pentingnya garam non refinasi.
Garam non refinasi adalah istilah yang mengacu pada garam yang tidak melalui proses pengolahan kimia atau mekanis yang disebut "refinasi".
Garam non refinasi sering kali dianggap lebih alami dan memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi daripada garam yang telah melalui proses refinasi.
Proses refinasi biasanya melibatkan penyaringan dan pembersihan garam dari mineral dan zat lainnya untuk menghasilkan garam murni yang lebih putih dan memiliki tekstur yang lebih halus.
Garam non refinasi sering disukai oleh orang-orang yang peduli akan kandungan mineral dalam makanan mereka, karena garam jenis ini dapat mengandung jejak mineral seperti magnesium, kalsium, dan kalium.
Hal ini berbeda dengan garam yang sudah di refinasi, yang mungkin kehilangan sebagian besar mineral ini selama proses pengolahan.
Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun garam non refinasi dapat memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi, konsumsi garam secara berlebihan tetap dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, seperti peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.
Oleh karena itu, penggunaan garam, baik itu yang sudah di-refinasi maupun tidak, sebaiknya tetap dimoderasi.
Dalam sebuah tayangan YouTube di kanal resminya pada tanggal 18 Desember 2023, dr. Zaidul Akbar mengajukan pesan penting mengenai penggunaan garam dalam diet sehari-hari.
Menurutnya, garam non refinasi adalah pilihan yang lebih baik bagi kesehatan tubuh daripada garam refinasi yang biasa digunakan secara luas.
"Garam-garam non refinasi, terserah mau pakai garam apa.
Pokoknya non refinasi, sekarang yang lokal pun ada banyak," pungkas dr. Zaidul Akbar.
Beliau menegaskan pentingnya mengonsumsi garam dalam makanan sehari-hari, baik itu sebagai bumbu maupun dalam bentuk langsung dimakan.
"Garam itu jangan ditinggalin, diemut boleh, dimakan gitu, dicampurkan boleh.
Pokoknya jangan tinggalkan garam," tambahnya.
| Evakuasi Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli-Gayamsari Semarang, Dugaan Awal Pecah Ban |
|
|---|
| Resmi, Pemkab Wonosobo Atur Penggunaan HP di Sekolah, Berikut Poin Pentingnya |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Truk Tembakau Terguling di Tol Jangli-Gayamsari Semarang |
|
|---|
| Nahas, Pasutri Tewas Terlindas Bus, Tubuh Terpental usai Motor Tabrak Truk Parkir |
|
|---|
| Miliki Fasilitas Mewah, Bupati Arief Resmikan Gedung Nusa Indah RSUD dr R Soetijono Blora |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/garam-dapur_20160906_011250.jpg)