Berita Kudus
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kudus
Lonjakan penumpang belum terjadi di Terminal Tipe A Jati Kudus sepekan jelang libur Natal dan Tahun Baru.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Lonjakan penumpang belum terjadi di Terminal Tipe A Jati Kudus sepekan jelang libur Natal dan Tahun Baru. Akan tetapi, pengelola terminal telah melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi lonjakan tersebut.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Jati Kudus Eli Risandi memprediksi lonjakan peningkatan penumpang akan terjadi mendekati Natal maupun Tahun Baru. Lonjakan ini pun tidak sebanyak yang terjadi saat libur Idulfitri. Pantauan di terminal, hanya ada satu dua bus yang datang dan kemudian langsung berangkat.
Untuk saat ini, rata-rata bus yang datang dan pergi dari terminal tersebut per hari yaitu 30 bus. Bus tersebut rata-rata tujuan Jakarta dengan penumpang rata-rata 20 orang.
“Prediksi peningkatan penumpang nanti saat jelang libur Natal dan Tahun Baru,” kata Eli saat ditemui di Terminal Tipe A Jati Kudus, Rabu (18/12/2024).
Begitu juga untuk tiket bus sampai saat ini, menurutnya, belum mengalami kenaikan. Rata-rata tiket jurusan Jakarta masih berada di kisaran Rp 260 ribu.
Untuk persiapan menghadapi puncak libur Natal dan Tahun Baru, pengelola terminal telah menyediakan posko siaga di dalam terminal. Posko tersebut menjadi pusat pelayanan bagi para penumpang yang datang maupun hendak pergi dari terminal.
“Kami siapkan petugas jaga 24 jam di posko tersebut yang siap membantu para penumpang. Terminal ini ramainya kalau sore dan malam,” kata Eli.
Posko tersebut selain tersedia sejumlah fasilitas makanan ringan maupun minuman, juga bisa menjadi akses pelayanan informasi bagi penumpang. Misalnya penumpang yang hendak mengetahui jadwal kedatangan maupun keberangkatan bus bisa menanyakan kepada petugas yang ada di posko.
“Di posko juga ada pemeriksaan kesehatan gratis kepada penumpang dan dari PO (Perusahaan Otobus) dari Jasa Raharja,” katanya.
| Pusat Minta Daerah Kerahkan PPPK untuk Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Dinkes Kudus Catat Ada 464 Kasus Campak |
|
|---|
| SPPG di Kudus Beri Kejutan Uang Tunai di Dalam Ompreng untuk Siswa Penerima MBG |
|
|---|
| Di Hadapan Ratusan PPPK, Bupati Samani Minta Mereka Tidak Cerai |
|
|---|
| Bupati Samani Pastikan Tak Ada Pemutusan Kontrak PPPK di Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/osko-pelayanan-di-Terminal-Tipe-A-Jati-Kudus-Rabu-18122024.jpg)