Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Gemas 3 Tahun Pembunuhan Iwan Boedi Belum Terungkap, Keluarga Investigasi Mandiri, Hasilnya?

Pihak yang menjadi sasaran keluarga untuk melakukan investigasi adalah beberapa saksi-saksi yang belum pernah dimintai keterangan oleh polisi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Rahdyan
Anjing kesayangan Iwan Budi, Mochi dihadirkan untuk mencari potongan tubuh yang belum ditemukan di Jalan Raya Marina, Rabu (14/9/2022). Kasus Iwan Boedi Hampir 3 Tahun Berdebu di Meja Polisi, Kini keluarga Inisiatif Investigasi Mandiri 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Hampir tiga tahun berlalu, kasus pembunuhan aparatur sipil negara (ASN) Semarang Iwan Boedi tak kunjung terungkap.

Iwan Boedi ditemukan mayatnya di Pantai Marina Semarang setelah sempat menghilang.

Kasus tersebut tepatnya sudah di meja polisi selama 2 tahun 6 bulan. 

Baca juga: Misteri Kekuatan Besar di Balik Pembunuhan Iwan Boedi Saksi Kunci Korupsi Tanah, 2 Tahun Mangkrak

Pergantian pucuk pimpinan baik dari Kapolda Jawa Tengah, Direktur Reserse Kriminal Umum, sampai Kapolrestabes Semarang belum memberikan angin segar terhadap kasus ini. 

Sebaliknya, keluarga korban yang tak ingin berpangku tangan melakukan investigasi mandiri.

"Kami gemas (jengkel, marah) dengan kondisi ini (kasus yang kunjung terungkap) jadi kami melakukan investigasi ke pihak-pihak yang belum tersentuh polisi," terang Kuasa hukum keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setiawan, Jumat (3/1/2025).

Pihak yang menjadi sasaran keluarga untuk melakukan investigasi adalah beberapa saksi-saksi yang belum pernah dimintai keterangan oleh polisi. 

Mereka terdiri dari berbagai latar pekerjaan ada nelayan, satpam, paranormal, PNS dan lainnya. 

"Kepada saksi-saksi ini kami melakukan pendekatan khusus dan berulang-ulang karena mereka masih ada kecemasan sehingga informasi yang diberikan presentasenya masih sedikit," papar pria yang disapa Yas ini.

Selama proses investigasi ini, pihaknya menemukan berbagai kendala di antaranya hilangnya rekaman CCTV yang merekam kejadian kunci. 

"Ambil contoh rekaman CCTV di sekitar Marina (tempat penemuan mayat) batas maksimal rekaman 30 hari sedangkan mungkin polisi belum mengambil bukti elektronik tersebut," beber Yas.

Selain itu, tipikal Iwan Boedi dikenal sebagai sosok yang tertutup.

Keluarga tak menemukan sedikitpun jejak digital yang bisa menjadi petunjuk atas persoalan yang dialaminya sebelum dibunuh.

"Korban ini orangnya tertutup jadi tidak suka membicarakan masalah di kantor atau dengan keluarganya sendiri sehingga kami terkendala juga pada bagian-bagian itu," ujarnya.

Dari proses investigasi mandiri tersebut, ketika keluarga menemukan bukti-bukti baru lalu ditindaklanjuti dengan memberikan informasinya kepada polisi untuk ditindaklanjuti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved