Berita Jateng
Cuaca Ekstrem Hantam Jateng, 15 Daerah Dilanda Bencana
Cuaca ekstrem yang melanda Jateng menyebabkan 15 daerah terkena bencana dalam rentang waktu Senin (20/1) pukul 19.00 WIB hingga Selasa (21/1)
Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
BPBD KABUPATEN SRAGEN
Kondisi luapan Sungai Bengawan Solo di Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen pada Selasa (21/1/2025) sekira pukul 10.30.
“Jumlah pastinya masih simpang siur. Informasi dari warga menyebut ada belasan orang yang terbawa arus, bahkan ada yang menyebut hingga 14 orang. Mereka sedang memancing saat banjir melanda,” ungkap Bergas.
Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Kondisi cuaca ekstrem membuat proses pencarian berjalan penuh tantangan.
Baca juga: PLTGU Tambak Lorok Resmi Beroperasi, Jadi Pembangkit Terbesar dan Tercanggih di Indonesia
Baca juga: Korban Hilang Akibat Longsor Petungkriyono Pekalongan Masih Simpangsiur, BNPB: 16 Tewas
Baca juga: Ahmad Luthfi Apresiasi GSrek Indonesia Homecoming 2025
Berita Terkait:#Berita Jateng
| Besok Operasi Modifikasi Cuaca Berakhir, 2.011 Korban Banjir Kudus Masih Tinggal di Pengungsian |
|
|---|
| Kabar Gembira! Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Siap Mengaspal pada 2027 |
|
|---|
| Pengangkatan Pegawai SPPG menjadi PPPK Mancing Kecemburuan, BKD Jateng: Sepenuhnya Urusan BGN |
|
|---|
| Sumbang Rp11,3 Triliun, Industri Alas Kaki Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Jawa Tengah |
|
|---|
| Anggaran "Irit" di Tengah Bencana yang Melejit, Dilema BPBD Jateng Kelola Uang Rp20 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Banjir-Desa-Sribit-Sragen.jpg)