Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Seorang Pemuda Korban Longsor Pakisaji Jepara Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dia menjelaskan bahwa untuk menuju ke lokasi tanah longsor dari posko memakan waktu cukup panjang hingga empat jam perjalanan

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
Dok BPBD Jepara
APEL SEBELUM PENCARIAN: Tim SAR Gabungan melaksanakan apel sebelum pencarian, Kamis (30/1/2025) di Posko Kalibening, Jepara. Tim SAR melanjutkan proses pencarian sekaligus evakuasi terhadap korban seorang pemuda yang belum ditemukan dalam insiden longsor Pakisaji. (Dok BPBD JEPARA) 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap satu korban insiden tanah longsor di Dukuh Jabung, Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Rabu (26/1/2025). 

Korban tersebut adalah pemuda asal Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, yang sampai saat ini belum ditemukan.

Kepala bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Jepara, Moh Ali Wibowo menyampaikan sekiranya pukul 06.00 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnar dan Relawan gabungan kembali melanjutkan proses pencarian satu korban yang belum ditemukan.

"Jadi ini tadi pagi jam 06.00 WIB, itu evakuasi dilanjutkan. Tim SAR Gabungan termasuk BPBD Basarnas dan relawan gabungan. Sebelum menuju lokasi dari posko kali bening menuju lokasi longsor, kami lakukan apel terlebih dahulu," kata Wibowo kepada Tribunjateng, Kamis (30/1/2025).

Baca juga: Tiga Pemuda Jadi Korban Tanah Longsor Pakisaji Jepara, Dua Selamat Satu Hilang

TANAH LONGSOR JEPARA - suasana tanah longsor di Dukuh Jabung, Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara.
TANAH LONGSOR JEPARA - suasana tanah longsor di Dukuh Jabung, Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. (TRIBUNJATENG/IST (Dok Warga))

Dalam pencarian yang dilanjutkan hari ini, Tim SAR Gabungan menerjurkan 32 orang untuk mencari korban.

"Personil yang naik ke lokasi 32, tahap pertama setengah tim 16 orang, terus ada yang menyusul untuk membantu peralatan yang disusulkan kesana," ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa untuk menuju ke lokasi tanah longsor dari posko memakan waktu cukup panjang hingga empat jam perjalanan.

Tak hanya jauh, medan dan cuaca sangat mempengaruhi proses pencarian korban.

"Memang menuju lokasi longsor ekstrim sekali, jaraknya 5 KM, butuh waktu tidak hanya satu - dua jam, diperkirakan waktu sampai empat jam.Ini dimungkinkan informasi terakhir belum sampai di lokasi para relawan," ungkapnya.

Ia menuturkan jika sudah menemukan korban yang hilang pihaknya akan segera menginformasikan.

"Kalau sudah ada titik terang nanti segera kami info.Memang proses medannya cukup ekstrim sekali, apa lagi cuaca seperti ini," ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, untuk identitas ketiga korban yaitu Muhammad Nurul Adzim (18), warga Dukuh Kembul Sari, Desa Suwawal Timur, RT05/RW02, Kecamatan Pakis Aji yang sampai saat ini dinyatakan hilang.

Sementara korban yang selamat yaitu Ariel Sugi Prastyo (18), warga Dukuh Krajan 2, Desa Suwawal Timur, RT04/RW04, Kecamatan Pakis Aji, dan Muhammad Robin Syahroni (19), warga Dukuh Pakis, Desa Suwawal Timur, RT02/RW02, Kecamatan Pakis Aji. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved