Polres Jepara
Police Goes to School Polres Jepara Pesan Begini ke Siswa SMP N 5 Jepara
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara kembali menggelar kegiatan ‘Police Goes to School’ di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Jepara.
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara kembali menggelar kegiatan ‘Police Goes to School’ di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Jepara.
Kali ini jajaran kepolisian hadir di SMP Negeri 5 Jepara, pada Senin (3/2/2025).
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa kegiatan Police Goes to School bertujuan untuk mencegah segala bentuk permasalahan yang melibatkan pelajar, baik sebagai pelaku maupun korban.
Kasat Lantas Polres Jepara AKP Dionisius Yudi Christiano melalui Kanit Kamsel Ipda Hariyono saat menjadi pembina upacara di SMP N 5 Jepara pun menegaskan para pelajar merupakan kelompok rentan yang perlu perlindungan hukum.
“Kami hadir sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan agar tidak terjadi gangguan kamtibmas yang timbul dari interaksi anak-anak dengan lingkungan sekitarnya, juga peran serta untuk pembinaan karakter anak-anak,” ujar Ipda Hariyono dihadapan 756 pelajar SMP N 5 Jepara.
Ia pun menggarisbawahi pentingnya pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
“Bullying wajib dicegah sedini mungkin, karena berdampak buruk pada korban dan pelaku. Bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah, sehingga kami jadikan lingkungan pendidikan untuk melakukan edukasi anti bullying,” imbuhya.
Terkait etika berlalu lintas, pihaknya mengimbau agar para siswa tidak mengendarai motor sebelum memiliki SIM.
Selanjutnya, ia menyarankan pihak sekolah untuk membuat aturan yang tidak memfasilitasi anak-anak berkendara kendaraan bermotor.
“Kami masih sering menjumpai adik – adik pelajar yang belum berusia 17 tahun, namun sudah membawa sepeda motor di jalan raya. Hal ini tidak boleh dibiarkan, mari kita bersama – sama untuk saling menjaga, saling mengingatkan dan peduli. Sehingga anak didik terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Polres Jepara, katanya, juga mengedukasi masyarakat khususnya pelajar untuk tidak menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar.
“Harapan kami, masyarakat khususnya adik-adik pelajar di SMP N 5 Jepara ini menjadi paham terkait dampak negatif balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar teknis” terang Ipda Hariyono.
Menurutnya, penggunaan knalpot brong berpotensi menimbulkan keributan akibat polusi asap dan suara bisa mengganggu pengguna jalan lain.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan unggulan dalam upaya peran serta pembentukan karakter yang patuh hukum, semoga semakin mempererat sinergisitas antara aparatur, guru dan orang tua yang diharapkan tidak lagi terjadi gangguan kamtibmas yang melibatkan anak-anak pelajar di Kabupaten Jepara,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Aksi Cepat Tim Patroli Siraju Polres Jepara Cegah Tawuran Hingga Amankan Sejumlah Pemuda
Baca juga: Polres Jepara Peringati Isra Mikraj 1446 H, Semangat Tingkatkan Kualitas Ibadah
Baca juga: Libur Panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025, Polres Jepara Siagakan Ratusan Personel
Polres Jepara Terjunkan Ratusan Personel Gabungan, Amankan Laga Persijap Jepara vs Arema FC |
![]() |
---|
Polres Jepara Gelar Shalat Ghaib untuk Pengemudi Ojol Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Bhabinkamtibmas Polres Jepara Bersama Warga Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa Damarwulan |
![]() |
---|
Peringati HUT ke-77, Polwan Polres Jepara Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Giri Dharma |
![]() |
---|
Polres Jepara Gelar Apel Kesiapan Dalmas dan Raimas Antisipasi Situasi Kontijensi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.