Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Jual Gorengan Demi Hidupi Keluarga, Gadis Remaja Polisikan Ayah yang 10 Tahun Tak Beri Nafkah!

Inilah sosok gadis remaja  IV (16) yang nekat melaporkan ayah kandungnya ke polisi karena ditelantarkan selama 10 tahun.

Editor: raka f pujangga
Dok Pribadi/Kompas.com
DITELANTARKAN AYAH - Inilah sosok IV (16), remaja asal Sidoarjo yang melaporkan ayahnya ke Polda Jatim karena 10 tahun merasa ditelantarkan, Minggu (8/2/2025). Ia disebut sebagai anak yang hanya bisa meminta uang. 

TRIBUNJATENG.COM - Inilah sosok gadis remaja  IV (16) yang nekat melaporkan ayah kandungnya ke polisi.

Bukan tanpa sebab, remaja kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sidoarjo, Jawa Timur itu nekat mempolisikan ayahnya karena merasa tak dinafkahi selama 10 tahun.

Bahkan, IV mengaku pernah disebut sebagai anak yang bisanya hanya meminta uang kepada ayahnya.

Baca juga: Kisah Pilu Gadis Sidoarjo 10 Tahun Ditelantarkan Ayah, Jual Gorengan ke Sekolah, Kini Lapor Polisi

"Aku dibilang anak yang bisanya minta uang," kata IV, dikutip dari TribunJatim.com.

IV juga menyebut, nomor ponselnya selalu diblokir sang ayah setiap kali ia meminta uang.

Remaja putri itu pun mengaku sakit hati atas perlakuan sang ayah.

ANAK DITELANTARKAN AYAH Anak di Sidoarjo akan melaporkan ayahnya ke polisi pada Senin (3/2/2025). Hal ini, karena dia merasa kecewa telah ditelantarkan dan tak dinafkahi selama 10 tahun.
ANAK DITELANTARKAN AYAH Anak di Sidoarjo akan melaporkan ayahnya ke polisi pada Senin (3/2/2025). Hal ini, karena dia merasa kecewa telah ditelantarkan dan tak dinafkahi selama 10 tahun. (SURYA/TRIBUNNEWS)

"Minta uang saja ke ayah selalu dimarahi, bahkan nomor teleponku diblokir," terangnya.

"Padahal aku gak minta nafkah banyak, cuma minta bentuk apa yang jadi kebutuhan."

"Saya sakit hati, belum tentu tiap bulan dapat Rp100 ribu, tapi tiap kali minta uang WhatsApp diblokir," sambungnya.

Melansir Kompas.com, orang tua IV telah berpisah sekira 10 tahun yang lalu.

Pascaperceraian, ayah kandung IV pergi ke Yogyakarta, sedangkan IV tinggal bersama ibunya di Sidoarjo.

Sejak saat itu, IV sudah tidak pernah mendapat uang dari sang ayah.

Hanya beberapa kali sang ayah mengirimkan uang untuk membantu biaya hidup.

Adapun pengiriman uang terakhir oleh ayah IV pada November 2024 senilai Rp50 ribu.

Selama ini, IV yang tinggal bersama ibunya harus melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved