Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Komplotan Perampok Survei hingga Menginap di Rumah Lansia yang Diincar, Gagal Total

Bimih, seorang lansia 71 tahun menjadi korban perampokan disertai pembunuhan

Tayang:
Editor: muslimah
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
PERAMPOKAN DAN PEMBUNUHAN: Lima perampok yang membunuh lansia perempuan di Bekasi bernama Bimih (71) saat dihadirkan di Polda Metro Jaya, Senin (17/2/2025).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bimih, seorang lansia 71 tahun menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.

Bimih yang malang ditemukan tewas di kediamannya yang sekaligus warung kelontong di Jalan Kampung Pulo Rengas, RT 07/RW 03, Desa Sindangjaya, Cababungin, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2/2025) dini hari. 

Di rumah tersebut, Bimih memang tinggal sendirian.

Baca juga: Bangun Tidur, Joni Ambil Linggis dan Pergi Membunuh Ayahnya, Penyebab Seekor Sapi

Baca juga: Sosok Bupati Terpilih Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Pernah Jadi Ajudan Bupati

Bimih ditemukan tewas setelah seorang warga menegur seorang pria yang tak dikenal karena kedapatan keluar dari rumah korban.

Dengan sepeda motornya, pria yang ditegur itu justru berlari meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Usai mengecek ke dalam rumah korban, rupanya Bimih sudah tidak bernyawa dengan kondisi tangan dan kaki terikat oleh tali.

Rupanya, Bimih merupakan korban perampokan yang berujung pembunuhan.

Sebanyak lima pria terlibat dalam aksi ini, yaitu DA alias M (27), MR (25), AG alias T (30), NM (31), dan RY alias A alias T (20).

Para pelaku memiliki hubungan pertemanan dalam satu tongkrongan.

MR, AG, dan DA sudah berkawan sejak lama, sedangkan NM dan RY merupakan teman dari DA.

DA merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor dan narkoba. Tiga bulan yang lalu, DA baru menyelesaikan masa hukumnya.

Lakukan survei

Peristiwa bermula saat DA tengah berada di rumahnya bersama AG dan MR di Kampung Teluk Ambulu, Jayalaksana, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Rabu (5/2/2025) pukul 20.00 WIB.

Saat itu, DA bercerita kepada MR dan AG bahwa ada warung kelontong milik nenek-nenek yang tinggal seorang diri.

Berangkat dari informasi itu, mereka berboncengan menggunakan sepeda motor ke warung kelontong Bimih dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved