Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Purbalingga

Perjuangkan Hak Kebebasan Berekspresi, Panggung Aksi Solidaritas Sukatani Berlangsung Lancar

Menanggapi adanya polemik terkait lagu Bayar Bayar Bayar dari band duo asal Purbalingga bernama Sukatani

Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Farah Anis Rahmawati
AKSI SOLIDARITAS - Aksi Panggung Solidaritas Sukatani dilaksanakan hari ini, Sabtu (22/02/2025) di Alun-alun Purbalingga. Para aksi menyampaikan orasi mereka hingga melakukan aksi memberikan uang kepada jajaran polisi sebagai bentuk perlawanan atas kebebasan berekspresi yang dibungkam. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Menanggapi adanya polemik terkait lagu Bayar Bayar Bayar dari band duo asal Purbalingga bernama Sukatani yang sempat di cekal oleh polisi beberapa waktu lalu karena liriknya yang dinilai tidak pantas, hari ini Sabtu (22/02/2025) aksi untuk menunjukan kepedulian sekaligus bentuk perjuangan dari kebebasan berekspresi telah dilaksanakan dengan aman dan lancar. 

Aksi yang digelar dengan tujuan untuk memperjuangkan hak berekspresi tersebut telah dilaksanakan di Alun-alun Purbalingga pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.40 WIB. 

Acara tersebut awalnya direncanakan akan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB, namun ternyata terdapat beberapa kendala teknis sehingga acara tersebut mundur satu jam, dan mulai dilaksanakan pukul 15.00 WIB. 

Meskipun acara sempat mundur satu jam, Balqis selaku aksi dari Kamisan Purwokerto kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/02/2025) menyampaikan bahwa acara hari ini berjalan dengan lancar. 

“Iya tadi sempat ada kendala teknis, tapi alhamdulilah lancar dan temen-temen juga cukup berantusias,” ujarnya. 

Balqis juga menyampaikan untuk acara hari ini menurutnya cukup diluar ekspetasi karena banyak sekali warga Purbalingga yang hadir. 

“Kami merasa sangat senang, sekaligus merasa hangat karena ternyata kalau keresahannya dikumpulin bareng-bareng itu jadi semangat dan banyak banget ternyata orang yang peduli.

Semoga tadi dengan aksi kolektif bareng-bareng dan bagi-bagi sayur, bisa sampai pada masyarakat yang belum tahu isunya apa dan mereka jadi peka dengan demokrasi sekarang serta mereka juga tahu kalau sekarang artis lokal kita Sukatani sedang diintimidasi,” jelas Balqis. 

Untuk aksi sore hari ini diawali dengan menyanyikan lagu milik Sukatani dengan judul Bayar Bayar Bayar kemudian dilanjutkan dengan membagi-bagikan sayur dari petani lokal, mimbar bebas dan ditutup dengan menyanyikan kembali lagu Bayar Bayar Bayar serta melakukan foto bersama. 

Untuk acara mimbar bebas, para aksi dari acara Panggung Solidaritas Sukatani melakukan beberapa acara seperti perform menyanyi ataupun membaca puisi. Selain itu di acara ini juga terdapat orasi dari beberapa aksi yang datang. 

Beberapa aksi yang berpendapat pada kesempatan orasi ini menyampaikan keresahan dan kemarahan mereka langsung dihadapan jajaran para polisi yang berjaga di depan panggung solidaritas tersebut. 

Selain itu orasi dari para aksi panggung solidaritas ini juga diselingi oleh dansa yang diiringi kembali dengan lagu Bayar Bayar Bayar di hadapan jajaran para polisi.

Kesempatan ini juga di lakukan oleh para aksi dengan mengumpulkan uang mereka kemudian mereka serahkan di hadapan jajaran para polisi sebagai bentuk perlawanan atas intimidasi mereka terhadap lagu karya seni milik band Sukatani itu. 

Lebih lanjut para aksi panggung solidaritas itu juga merasa kecewa dan mempertanyakan mengapa polisi yang datang pada aksi ini didominasi oleh para polisi wanita atau polwan. 

Beberapa diantara mereka bahkan menyoraki jajaran polisi yang berdiri di depan mereka karena hal tersebut. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved