Penemuan Terbaru yang Kagetkan Ilmuwan, Protein Ini Bisa Memperlambat Penuaan
Berbagai cara dilakukan dalam upaya tetap awet muda seiring usia yang terus bertambah.
TRIBUNJATENG.COM - Siapa yang tak mau menjadi tetap awet muda?
Berbagai cara dilakukan dalam upaya tetap awet muda seiring usia yang terus bertambah.
Mulai dari menyantap makanan tertentu, konsumsi obat hingga melakukan operasi.
Baca juga: Ini 7 Manfaat Jahe untuk Wanita, Bisa Cegah Penuaan Dini dan Atasi Kantong Mata
Namun, di balik itu semua, ilmu pengetahuan juga berusaha mengungkap misteri penuaan di tingkat seluler.
Baru-baru ini, tim peneliti dari Universitas Osaka, Jepang, menemukan sebuah protein yang berpotensi membalikkan proses penuaan sel.
Temuan ini bisa membawa kita lebih dekat pada solusi ilmiah untuk memperlambat penuaan secara nyata.
Apa Itu Penuaan Seluler?
Seiring bertambahnya usia, sel-sel dalam tubuh kita mengalami perubahan dan menjadi kurang aktif.
Sel-sel yang sudah menua ini disebut sebagai sel senesen.
Ciri khas sel senesen adalah ukurannya yang lebih besar dan adanya serat stres yang lebih tebal dibandingkan sel muda.
"Kami masih belum sepenuhnya memahami bagaimana sel senesen dapat mempertahankan ukurannya yang besar," ujar Pirawan Chantachotikul, penulis utama penelitian ini.
Salah satu petunjuk menarik adalah bahwa serat stres pada sel senesen lebih tebal dibandingkan sel muda, yang menunjukkan bahwa ada protein tertentu yang berperan dalam mempertahankan ukurannya.
Protein AP2A1 dan Peremajaan Sel
Dalam penelitian mereka, para ilmuwan menemukan bahwa protein AP2A1 (Adaptor Protein Complex 2, Alpha 1 Subunit) memiliki peran penting dalam penuaan seluler.
Protein ini ditemukan dalam jumlah yang lebih tinggi pada sel senesen, terutama dalam serat stres yang menopang struktur sel.
Ketika para peneliti mencoba untuk menekan produksi AP2A1 dalam sel yang menua, hasilnya sangat mengejutkan.
"Hasilnya sangat menarik," kata Shinji Deguchi, penulis senior studi ini.
| Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Popsivo Polwan |
|
|---|
| Dedy Yon Gunakan Bahasa Ngapak Tegalan saat Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-446 Kota Tegal |
|
|---|
| Respons Pelatih PSIS Semarang Soal Keputusan Wasit dalam Pertandingan Melawan Persiku Kudus |
|
|---|
| Kemenangan Persijap Kado Indah untuk Jepara, Putus Rekor Kemenangan Bhayangkara FC 6 Kali Beruntun |
|
|---|
| Mahasiswa Fakultas Saintek Universitas Harkat Negeri Tegal Terima Materi Cybersecurity & AI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penuaan-dini.jpg)