Berita Semarang
Terungkap Ternyata Masih Ada Delapan Titik Perdagangan Daging Anjing di Kota Semarang
Satpol PP Kota Semarang gencar melakukan sosialisasi Perda Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2022 tentang
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
Sejak adanya SE Wali Kota tersebut, pihaknya terus menyosialisasikan kepada pedagang agar beralih untuk berjualan daging olahan lain seperti sapi, kambing, ayam hingga entog.
“Kami akan terus lakukan evaluasi dan cek di lapangan apakah menu daging anjing betul-betul sudah tidak ada,” tegasnya.
Ketua Yayasan Sahabat Setia Satwa, Yong Liem berharap, Kota Semarang bisa bebas dan bersih dari peredaran daging anjing.
"Prinsipnya anjing tidak layak konsumsi. Mereka (anjing) untuk menemani manusia bahkan anak autis berinteraksi dengan anjing dan kucing itu bagus," katanya. (eyf)
| 104 Penumpang di Daop 4 Semarang Tercatat Salah Naik Kereta Sepanjang 2026, Simak Imbauan KAI |
|
|---|
| Pantas Pakuwon Mall Semarang Berani Bangun di Tanah Bergerak, Ternyata Pakai Dinding Penahan 7 Lapis |
|
|---|
| Hampir Sebulan Dagangan Sepi, Curhat Pedagang Bahan Pokok Johar Keluhkan Daya Beli Turun |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini, Minggu 7 Juni 2026: Cerah Berawan |
|
|---|
| Begini Progres Pembangunan Mal Terbesar Indonesia di Kota Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Satpol-PP-Kota-Semarang-peredaran-daging-anjing.jpg)