Berita Jepara
Pemkab Jepara Maksimalkan Program Speling Supaya Warga Bisa Periksa Kesehatan Gratis di Balai Desa
Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen akan memaksimalkan program Speling untuk mendukung Pemprov Jawa Tengah.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen akan memaksimalkan program Speling, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Demikian yang disampaikan Mas Bupati Jepara Wiwit, disela menemani Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara, Selasa (4/3/2025).
Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan pihaknya akan seiring sejalan dengan kebijakan Pemprov Jateng maupun pusat.
Baca juga: Bupati Terpilih Jepara Witiarso Utomo Akan Teruskan Program Pemkab dan Dikembangkan
Pemkab Jepara akan memberikan dukungan maksimal progam Speling.
Terlebih progam ini berhubungan langsung dengan sektor kesehatan yang merupakan salah satu hajat hidup masyarakat.
"Kita mendukung penuh karena progam ini positif sekali untuk masyarakat," tandasnya.
Diketahui Desa Karanggondang memang satu diantara desa di Jateng yang dipilih untuk program Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling).
Berkat program tersebut, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan di balai desa.
Ahmad Luthfi mengatakan, melalui program tersebut setidaknya ada lima layanan kesehatan gratis yang diberikan. Yakni pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), kanker serviks, kesehatan jiwa, kusta, dan ibu hamil.
Ada dua keuntungan yang diperoleh warga dengan memanfaatkan program ini.
Pertama, jarak balai desa yang dekat dengan tempat tinggal, sehingga lebih irit waktu.
Kedua, cukup bawa KTP maka layanan kesehatan gratis bisa langsung dilakukan.
“Speling ini mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat bawah. Sasaran yang pertama di Desa Troso (Kecamatan Pecangaan) dan Desa Karanggondang (Kecamatan Mlonggo)," kata Luthfi usai mengecek Speling di Desa Karanggondang, Jepara.
Mantan Kapolda Jateng itu menginginkan, nantinya semua masyarakat Jateng di 35 kabupaten/kota bisa memanfaatkan layanan program tersebut.
Sehingga warga tidak harus pergi ke puskesmas atau rumah sakit.
| 6 Bulan Kematian Pemuda 24 Tahun Tewas Digorok Lehernya di Jepara, Belum Terungkap |
|
|---|
| Sulap Ampas Kopi Jadi Energi Alternatif, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Mayong Jepara Bikin Briket 4 Bahan |
|
|---|
| Nasib Modin AS yang Datang Bertamu ke Rumah Wanita 21 Tahun di Jepara, Dilaporkan ke Polisi |
|
|---|
| Mengenal Modus Helikopter, Cara Sindikat BBM Ilegal Timbun BBM Subsidi di Jepara |
|
|---|
| Praktik Pengelolaan Sampah Didapuk Masuk Kurikulum Pendidikan Sekolah di Jepara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Jepara-Witiarso-Utomo-saat-menemani-Gubernur-Jawa-Tengah-Ahmad-Luthfi.jpg)