Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2025

Ramadan Bawa Berkah, Produksi Kolang-Kaling di Semarang Meningkat Drastis

Perajin kolang-kaling di Semarang kebanjiran pesanan saat Ramadan. Harga naik hingga Rp10 ribu per kilogram akibat lonjakan permintaan.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM/ REZANDA AKBAR
PEMBUATAN KOLANG-KALING: Proses pengolahan kolang-kaling di rumah produksi milik Dewi Purwati di Kampung Olahan Kolang-kaling (Kokolaka) Desa Jatisari Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Selasa (4/3/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Suara tumbukan kayu riuh terdengar di Kampung Olahan Kolang-Kaling (Kokolaka), Desa Jatisari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (4/3/2025).

Setiap rumah sibuk menumbuk kolang-kaling untuk digepengkan sebelum direndam.

Bulan Ramadan membawa berkah bagi para perajin kolang-kaling di desa itu.

Rowiyan (47) terlihat sibuk memproses kolang-kaling di halaman rumahnya bersama lima warga sekitar.

Ia merupakan generasi ketiga dalam keluarganya yang menjalankan usaha perajin kolang-kaling.

Rowiyan mengatakan bahwa proses pembuatan kolang-kaling membutuhkan waktu sekitar tujuh hari, mulai dari buah aren hingga siap edar di pasaran.

Tahap awal dimulai dengan membakar buah aren untuk menghilangkan getahnya.

Buah tersebut kemudian direbus selama 1-2 jam sebelum didinginkan dan dikupas satu per satu.

Setelah itu, buah aren dicuci dan direndam selama beberapa hari.

Usai direndam, buah aren ditumbuk hingga gepeng menjadi kolang-kaling, lalu kembali direndam sebelum siap dipasarkan.

Pada bulan Ramadan, Rowiyan dan perajin lainnya mempercepat produksi karena permintaan meningkat drastis.

Harga kolang-kaling juga mengalami kenaikan.

Jika di luar Ramadan harga per kilogramnya Rp7.000-Rp8.000, maka saat Ramadan naik menjadi Rp10.000 per kilogram.

"Kalau di bulan Ramadan bisa sampai 300 kg sekali masak. Permintaan banyak dan harga juga naik," jelas Rowiyan.

Perajin lainnya, Dewi Purwati, juga merasakan lonjakan permintaan kolang-kaling selama Ramadan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved