23 Aduan Masuk Posko THR Solo, Respati: "Aku Yo Ngewangi Nagihi"
Wali Kota Solo Respati siap kawal pembayaran THR dan BHR, termasuk aduan driver ojol soal bonus tak sesuai aturan.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, menyatakan siap mengawal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) bagi seluruh pekerja yang berhak menerimanya.
Respati bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Solo telah menggelar audiensi dengan driver ojek online di kantor dinas pada Kamis (27/3/2025).
Audiensi itu membahas terkait BHR dari pihak aplikator yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah.
"Kami siap menyurati aplikator jika dirasa BHR yang diterima tidak sesuai Surat Edaran Kemenaker RI," tegas Respati.
Pemkot Solo melalui Desk Monitoring Pemberian THR mencatat sebanyak 60 perusahaan sudah menunaikan kewajiban membayar THR kepada karyawannya.
Disnaker Solo juga telah membuka Posko Pengaduan THR sejak 17 Maret 2025 hingga 8 April 2025.
Masyarakat bisa menyampaikan aduan baik secara langsung maupun daring apabila menemui kendala terkait pembayaran THR.
"Kita membuka posko aduan THR, jika ada yang belum menerima silakan laporan ke Disnaker," ujar Respati.
Ia menjelaskan, hingga kini sudah ada 23 aduan yang masuk ke Posko THR/BHR dan telah diklarifikasi oleh Pemkot Solo.
"Tadi Bu Widyastuti, Kadisnaker menyampaikan dari aduan Posko THR/ BHR ada 23 aduan yang telah diklarifikasi Pemkot untuk segera menyelesaikan THR yang harus dibayarkan pada karyawan, perusahaan sudah merespon dan memberikan solusi," jelasnya.
Respati berkomitmen memperjuangkan hak para pekerja, termasuk driver ojek online agar mendapat THR dan BHR sesuai aturan yang berlaku.
"Selain jadi Wali Kota, aku yo ngewangi nagihi THR," ucap Respati sambil tersenyum.
Respati Sebut Nama Jokowi Seusai Rapat Paripurna DPRD Solo Tolak Program saat Kampanye |
![]() |
---|
Kasus Tabrak Lari di Jalan Yos Sudarso, Wali Kota Solo: Usut Tuntas! |
![]() |
---|
Respati Sebut Lahan Pertanian di Solo Berkurang 23 Hektare: Saatnya Menguatkan Ketahanan Pangan |
![]() |
---|
Tiga Inovasi Respati Ardi Atasi Juru Parkir Liar di Solo yang Bertarif Ngepruk |
![]() |
---|
Pemkot Solo Anggarkan Rp800 Juta untuk Koperasi Merah Putih di 54 Kelurahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.