Pelajar Semarang Tewas Ditembak Polisi
Robig Masih Anggota Polisi Aktif, Pengacara Korban : Polri Ga Malu
Robig Zaenudin tercatat masih menjadi anggota polisi. Hal itu terungkap saat Robig ditanya pekerjaan oleh Ketua majelis hakim Mira.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Robig Zaenudin tercatat masih menjadi anggota polisi. Hal itu terungkap saat Robig ditanya pekerjaan oleh Ketua majelis hakim Mira Sendangsari sidang di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (8/4/2025).
"Pekerjaannya apa?" tanya ketua majelis hakim
"Masih anggota polisi," jawab Robig
Pernyataan Robig membuat kaget ketua majelis hakim. Mira kembali menanyakan ke Robig terkait status anggota polisi.
"Masih anggota polisi," tanya majelis hakim.
Mendengar pertanyaan Robig menjelaskan masih anggota polisi meski telah melalui sidang etik. Robig menyebut dirinya masih mengajukan banding atas putusan etik tersebut.
"Masih anggota polisi banding," tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, penasihat hukum korban, Zainal Abidin Petir mengatakan dalam sidang etik Robig telah dipecat dari kepolisian. Namun Robig mengajukan banding.
" Sehingga putusan pemecatan itu belum inkrah atau berkekuatan hukum tetap," tuturnya.
Pria akrab disapa Petir sebelumnya telah meminta status polisi Robig yang telah dipecat berkekuatan hukum tetap. Dirinya menyebut proses banding terlalu lama dan lambat.
"Semestinya sebelum hari raya sudah ada sidang," imbuhnya.
Petir menilai status Robig sebagai anggota polisi aktif dikhawatirkan mempengaruhi persidangan. Berbeda halnya jika Robig ini telah dipecat saat persidangan.
"Sudah membunuh anak. Menembak tiga anak dibawah umur masih gajian. Apa ga malu Polri. Segera bandingnya disidangkan jangan ditunda-tunda," ujarnya.
Di lain Petir menyebut penembakan dilakukan 1,4 meter. Luka dari penembakan itu luka panggul kanan tembus ke nadi panggul kiri artinya penembakan yang sangat brutal dilakukan Robig.
"Kami penasihat hukum keluarga korban meminta agar tuntutannya maksimal karena ini menyangkut nyawa orang dan masih di bawah umur. Satu meninggal dunia, dan orang lainnya luka," tuturnya.
Ia berharap jaksa menuntut maksimal. Hal ini menjadi contoh agar polisi tidak seenaknya menembak mati dengan dalil membela diri.(rtp)
| Ditolak Banding Tapi Belum Dipecat: Kapolda Jateng Diduga "Ulur Waktu" PTDH Robig Zaenudin |
|
|---|
| "Saya Minta Seumur Hidup" Ayah Gamma Tanggapi Tuntutan Jaksa ke Aipda Robig |
|
|---|
| "Saya Kira Begal" Robig Ungkap Alasan Menembak Pelajar di Semarang Hingga Tewas |
|
|---|
| "Terancamnya di Mana?" Pertanyaan Hakim Yang Bikin Aipda Robig Tak Berkutik di Pengadilan |
|
|---|
| Ekspresi Aipda Robig Zaenudin Hanya Bisa Diam saat Dicecar Alasan Tembak Pelajar SMK HIngga Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Nenek-Gamma-Pukul-Aipda-Robig-di-PN-Semarang.jpg)