19 Rumah Kosong di Bojongsalaman Ditinggal Penghuni, Kini Jadi Sarang Ilalang
Belasan rumah dinas kosong di Bojongsalaman Semarang terbengkalai sejak 2021, warga resah dan minta ditertibkan.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Deretan rumah-rumah kosong yang mulai ditelan ilalang.
Bau lembap dari dinding-dinding tua yang retak menjadikan suasana di kawasan permukiman RT 001 RW 009 Kelurahan Bojongsalaman terkesan kumuh.
Di balik pintu-pintu yang rapuh itu, waktu seakan berhenti.
Lampu gantung dalam rumah masih menggantung tanpa cahaya, pot bunga kering, dan bekas-bekas kehidupan yang ditinggalkan tanpa pamit.
“Saya tinggal di sini sejak 1983. Waktu itu, kompleks ini ramai. Anak-anak main sepeda, bapak-bapak ngobrol sore dan main catur. Sekarang? Sunyi,” kata Okky, Ketua RT 001 RW 009 Kelurahan Bojongsalaman, Senin (14/4/2025).
Kompleks Rumah Dinas yang dulunya dihuni oleh pegawai Ditjen Perbendaharaan dan hakim Pengadilan Negeri Semarang, kini berubah menjadi hutan kecil.
Tumbuhan liar merayap di sela-sela tembok yang rapuh dan hampir runtuh.
Ada 19 Rumah Dinas yang terbengkalai, 14 milik Kementerian Keuangan dan 5 milik Pengadilan Negeri.
Semuanya kosong sejak para pensiunan hingga keturunannya yang tak bekerja di pemerintahan diminta angkat kaki pada 2021.
“Negara memberi kelonggaran. Tapi karena tidak segera pindah, akhirnya diminta keluar. Banyak yang pergi dengan membawa bahan renovasi,” ujarnya.
Okky menyimpan catatan sendiri.
Dia tahu persis siapa saja yang dulu tinggal pada tiap rumah itu.
Nomor-nomor yang terpasang pada tembok retak hanya jadi penanda bangunan kosong, tanpa suara, tanpa cahaya.
Bagi warga lain, rumah-rumah kosong ini jadi sumber keresahan.
Warga sering melarang anak-anak main di daerah itu saat adzan Maghrib mulai berkumandang.
| Kronologi Siswa Kelas 2 SD Tewas Tertimpa Patung di Museum Ranggawarsita Semarang |
|
|---|
| Pelatihan Penyusunan Business Plan oleh Tim PkM USM ke Siswa SMK Mataram Semarang |
|
|---|
| Ponpes Ndholo Kusumo Resmi Ditutup, Begini Nasib Ratusan Santri Kiai Ashari di Pati |
|
|---|
| Kecelakaan di Tanjakan Silayur Terulang, Dewan Sebut Penanganan Pemkot Ibarat "Paracetamol" |
|
|---|
| Wali Kota Agustina Ajak Warga Kota Semarang Dukung dan Vote Celyna Grace Jadi Juara Indonesian Idol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perumahan-ASN-Semarang.jpg)