Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Alun-Alun Kidul Solo Jadi Lokasi Pasar Rakyat, Ini Penjelasan Keraton dan Tanggapan Warga

Pasar rakyat bakal digelar di Alkid Solo mulai 19 April, netizen khawatirkan dampaknya pasca revitalisasi Rp 29 miliar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM/ AGUS ISWADI
PASAR MALAM ALKID: Pengguna jalan melintas di kawasan Alun-alun Kidul Keraton Solo pada Kamis (17/4/2025) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLOKeraton Solo bakal menggelar pasar malam dengan tajuk pasar rakyat di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) pada 19 April hingga 18 Mei 2025.

Seperti diketahui, Alun-alun Kidul telah selesai direvitalisasi dan dibuka untuk umum pada Minggu (9/3/2025).

Rencana digelarnya pasar rakyat di kawasan tersebut memunculkan kekhawatiran akan merusak kawasan pasca revitalisasi.

Kekhawatiran itu selain dilontarkan netizen dalam komentarnya di salah satu akun media sosial juga dilontarkan mantan Anggota DPRD Solo sekaligus kerabat keraton, Ginda Ferachtriawan.

Dia mempertanyakan rencana penyelenggaraan acara tersebut karena Alkid baru saja selesai direvitalisasi.

"Nah sekarang saat ini dibuka pasar malam, rame lagi di media, saya merasa ini patut dipertanyakan dan patut dicari solusinya.

Jangan salah, pembangunan (revitalisasi Alkid) ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Solo yang logikanya menggunakan anggaran atau uang rakyat yang nilainya sekitar Rp 29 miliar.

Nah asumsi saya pembangunan itu dilakukan untuk menjaga kelestarian dari pada kawasan cagar budaya tersebut.

Sekarang kalau dibangun pasar malam, kalau dibangun untuk shelter yang jumlahnya melebihi yang dibangun siapa nanti yang akan bertanggung jawab dengan perawatannya?

Siapa nanti yang akan menjawab bahwa kawasan cagar budaya ini akan tetap terjaga," katanya, Kamis (17/4/2025).

Ginda berharap Pemkot Solo segera mengambil tindakan dan mencarikan jalan keluar.

Salah satunya dengan menyatakan pentingnya menjaga kelestarian kawasan Alkid Keraton Solo.

Terpisah Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma Dewayani mengatakan, pasar rakyat digelar oleh Event Organizer (EO) yang biasanya bekerja sama dengan keraton.

Di sisi lain pasar rakyat sudah menjadi tradisi yang digelar keraton di Alun-alun Kidul.

Pihak keraton juga sudah izin dengan pemkot serta kepolisian untuk menggelar pasar rakyat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved