Harga Kedelai Naik, Gubernur Jateng Siapkan Langkah Stabilisasi
Gubernur Jateng Luthfi akan koordinasi dengan Bulog untuk tekan lonjakan harga kedelai yang memberatkan UMKM.
Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan akan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kedelai yang belakangan melonjak tajam dan memberatkan para perajin tahu maupun tempe.
Salah satu langkah yang akan ditempuh yaitu berkoordinasi dengan Bulog guna mendorong pemerataan distribusi dan harga kedelai.
“Kalau kedelai lokal, potensinya itu ada di daerah Grobogan. Kemudian daerah lain juga ada. Ini semua untuk membantu bagaimana harga kedelai bisa stabil,” ujar Luthfi saat ditemui di Semarang, Jumat (18/4/2025).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengatasi tingginya harga kedelai yang berdampak pada sektor UMKM pangan.
Menurutnya, koordinasi dengan Bulog akan menjadi langkah awal untuk menekan disparitas harga, baik di Jawa Tengah maupun daerah lain.
“Prinsipnya, kita akan berupaya agar penekanan harga kedelai itu bisa turun. Intinya itu saja,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, harga kedelai impor mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran 2025, yang membuat pelaku industri tahu di Semarang dan wilayah lain kesulitan mempertahankan produksi.
Sementara itu, kedelai lokal belum sepenuhnya mampu menjadi alternatif karena keterbatasan stok dan kualitas.
Gubernur Luthfi berharap intervensi yang dilakukan ke depan tidak hanya bisa menstabilkan harga, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi kedelai lokal agar tidak terus bergantung pada impor.
Berdayakan Potensi Desa/Kelurahan, 1.750 Koperasi Merah Putih di Jateng Sudah Operasional |
![]() |
---|
Wagub Jateng Taj Yasin Percayakan Mahasiswa KKN Undip Pantau Data Sosial di Desa-Desa |
![]() |
---|
Melalui Buku Jawa Tengah Berani Mendunia, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di Hari Jadi ke-80 Jateng |
![]() |
---|
Petani Apresiasi Pemprov Jateng Pulihkan Lahan Pertanian Seluas 512 Hektar di Demak |
![]() |
---|
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, PLN Jalin Sinergi dengan Pemprov Jawa Tengah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.