Sosok Penjual Ponggol di Tegal Naik Haji, Usia 82 Tahun
Kastijah, penjual ponggol asal Tegal, naik haji di usia 82 tahun dari hasil dagang selama puluhan tahun tanpa bantuan anak.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Kastijah menjadi calon jamaah haji 2025 yang berusia sepuh dari Kota Tegal.
Di usianya yang sudah 82 tahun, lansia asal Kelurahan Debong Tengah RT 05 RW 01, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal itu tampak sehat dengan badannya yang kurus.
Meski begitu tubuhnya sehat, penglihatan dan pendengarannya masih awas serta tidak memiliki riwayat penyakit seperti diabetes atau jantung.
Kastijah merupakan pedagang ponggol, nasi bungkus khas Tegal yang identik dengan lauk sambal goreng tempe dan mie.
Dia sehari-hari berjualan di depan rumahnya selepas subuh sampai pukul 08.00 WIB.
Sedangkan suaminya yang bekerja sebagai tukang becak sudah meninggal dunia sejak 2004.
"Kulo dodolan ponggol awit larene alit-alit," kata Kastijah saat hendak melakukan vaksinasi polio dan meningitis di KBIH Mambaul Ulum Tegal, Jumat (18/4/2025).
Kastijah menjadi pedagang ponggol sejak 55 tahun lalu, saat rumahnya masih menggunakan dinding kayu.
Dia memiliki sebanyak 11 anak, 20 cucu, dan 10 cicit.
Keberangkatan hajinya di tahun ini merupakan hasil jerih payah keringatnya selama berjualan nasi ponggol.
Dia juga melarang anaknya untuk membantu.
Setelah tanggung jawab kepada anak bungsunya selesai, Kastijah fokus menabung untuk berangkat haji.
"Kulo damelaken anak bontot, Ya Allah muga-muga kulo bisa daftar haji. Angen-angene kulo piambak," ungkapnya.
Kastijah bercerita dia lalu mendaftar haji di tahun 2012.
Pembayaran pertama Rp 40 juta untuk pesan kursi, beberapa bulan kemudian dia menyetorkan lagi Rp 10 juta sebagai tabungan.
| Pacu Kreativitas dan Inovasi, Kemenkum Jateng Berikan Pemahaman KI bagi Peserta Krenova Kota Tegal |
|
|---|
| Dedy Yon Gunakan Bahasa Ngapak Tegalan saat Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-446 Kota Tegal |
|
|---|
| Wali Kota Dedy Yon Bongkar 7 Warung Aceh yang Beroperasi di Kota Tegal |
|
|---|
| Tekan Angka Stunting, Wali Kota Tegal Tekankan Intervensi Tepat Sasaran dan Kolaborasi Semua Pihak |
|
|---|
| Cek Layanan Penukaran Uang Terpadu yang Digelar Bank Indonesia Tegal, Dedy Yon Harap Bisa Merata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Penjual-Ponggol-Tegal-Naik-Haji.jpg)