Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sosok Penjual Ponggol di Tegal Naik Haji, Usia 82 Tahun

Kastijah, penjual ponggol asal Tegal, naik haji di usia 82 tahun dari hasil dagang selama puluhan tahun tanpa bantuan anak.

Tayang:
TRIBUNJATENG.COM/ FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
CALON JAMAAH HAJI- Kastijah (kanan) ditemani anaknya Ridho, saat akan melaksanakan vaksinasi polio dan meningitis di KBIH Mambaul Ulum Tegal, Jumat (18/4/2025). Pedagang nasi ponggol itu tahun ini berangkat haji setelah mendaftar sejak 2012. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Kastijah menjadi calon jamaah haji 2025 yang berusia sepuh dari Kota Tegal.

Di usianya yang sudah 82 tahun, lansia asal Kelurahan Debong Tengah RT 05 RW 01, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal itu tampak sehat dengan badannya yang kurus.

Meski begitu tubuhnya sehat, penglihatan dan pendengarannya masih awas serta tidak memiliki riwayat penyakit seperti diabetes atau jantung.

Kastijah merupakan pedagang ponggol, nasi bungkus khas Tegal yang identik dengan lauk sambal goreng tempe dan mie.

Dia sehari-hari berjualan di depan rumahnya selepas subuh sampai pukul 08.00 WIB.

Sedangkan suaminya yang bekerja sebagai tukang becak sudah meninggal dunia sejak 2004.

"Kulo dodolan ponggol awit larene alit-alit," kata Kastijah saat hendak melakukan vaksinasi polio dan meningitis di KBIH Mambaul Ulum Tegal, Jumat (18/4/2025).

Kastijah menjadi pedagang ponggol sejak 55 tahun lalu, saat rumahnya masih menggunakan dinding kayu.

Dia memiliki sebanyak 11 anak, 20 cucu, dan 10 cicit.

Keberangkatan hajinya di tahun ini merupakan hasil jerih payah keringatnya selama berjualan nasi ponggol.

Dia juga melarang anaknya untuk membantu.

Setelah tanggung jawab kepada anak bungsunya selesai, Kastijah fokus menabung untuk berangkat haji.

"Kulo damelaken anak bontot, Ya Allah muga-muga kulo bisa daftar haji. Angen-angene kulo piambak," ungkapnya.

Kastijah bercerita dia lalu mendaftar haji di tahun 2012.

Pembayaran pertama Rp 40 juta untuk pesan kursi, beberapa bulan kemudian dia menyetorkan lagi Rp 10 juta sebagai tabungan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved