Berita Banjarnegara
Bangkrut Gegara Ikut Ritual Dukun, Usaha Simun Bersinar Usai Perbaiki Ikhtiar
Simun pernah tak percaya kesuksesan adalah buah dari proses kerja keras. Karenanya, ia yakin ada jalan pintas.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
Justru teman-temannya yang berangkat lebih dulu untuk berdagang, lebih banyak mendapat pelanggan.
“Teman-teman saya sudah berangkat duluan, mereka dapat pelanggan lebih dulu. Saya karena berangkat jualan nunggu dupa mati, sudah gak kebagian pelanggan,”katanya
Ini adalah puncak kekesalannya kepada dukun yang mengaku orang pintar. Ia berkesimpulan, dukun dimanapun tidak ada yang bisa menjamin nasib seorang.
Sempurnakan Resep
Simun tidak percaya kemampuan dukun lagi. Ia memutuskan meninggalkan dunia supranatural yang menyesatkan. Simun mulai percaya dengan kemampuan diri sendiri.
Ia memperbaiki ikhtiar. Selebihnya ia pasrah kepada Tuhan.
Simun membuka warung nasi goreng baru di Desa Kesenet Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara, Tahun 2016.
Ia merintis usaha kembali dengan jiwa yang beda. Seperti yang sudah-sudah, ia mengawali usaha dengan penuh perjuangan. Mulanya ia hanya punya segelintir pelanggan.
“Saat pertama buka, laku hanya 8 porsi,”katanya
Simun bahkan terpaksa membuang nasi yang sudah terlanjur dimasak, tapi tidak laku dijual. Ia melempar nasi itu ke kolam untuk dimakan ikan.
Nasi yang terbuang adalah kerugian. Ia sedih karena melahirkan kesia-siaan.
Tapi dalam menyikapi kesulitan itu, ia tak lantas mengambil jalan pintas seperti sebelumnya. Simun tak mau menghubungkan kondisi warungnya yang sepi dengan dunia supranatural.
Simun fokus mengevaluasi diri. Ia memilih meneliti penyebab warungnya sepi. Ia mengoreksi segi pelayanannya yang kurang, atau rasa yang tak sesuai harapan pembeli.
Selama setahun dagangannya sepi, ia tak lantas frustasi.
Ia sembari terus melakukan trial and error dan menyempurnakan resep makanannya agar lebih disukai pembeli.
“Jadi setahun itu gak nutup, yang beli bisa dihitung jari. Tapi saya terus perbaiki apa yang kurang di warung saya,”katanya
Berkat kesabaran dan perjuangan tanpa henti, Simun perlahan memetik hasil. Ia merasa masakannya semakin enak setelah memperbaiki resep. Buktinya, pelanggannya terus bertambah.
| Cuaca Cerah Berubah Mencekam, Puting Beliung Rusak 20 Rumah di Banjarnegara |
|
|---|
| Terekam CCTV Pelaku Teror Bom Molotov Kades Hoho Banjarnegara, Kabur Pakai Sepeda Listrik |
|
|---|
| Deretan Foto Mencekam Jalan Akses Menuju Dieng Tersisa Aspal Hanya 1 Meter via Karangkobar-Batur |
|
|---|
| BREAKING NEWS Longsor di Ratamba Banjarnegara, Akses Menuju Dieng Dialihkan Lewat Wanayasa-Pejawaran |
|
|---|
| Detik-detik Tanah Longsor Timpa 3 Rumah di Banjarnegara, Bocah 10 Tahun Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/LAYANI-PELANGGAN-Simun-memasak-mi-rebus-pesanan-pelanggan-di-warung.jpg)