Berita Pati
190 Karyawan Anak Perusahaan PT Dua Kelinci Pati Tinggalkan Pabrik, Tolak Sistem Outsourcing
Ratusan karyawan PT Anugerah Grafika, anak perusahaan dari PT Dua Kelinci beramai-ramai berhenti bekerja, Selasa (22/4/2025).
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Ratusan karyawan PT Anugerah Grafika, anak perusahaan dari PT Dua Kelinci beramai-ramai berhenti bekerja, Selasa (22/4/2025).
Sebelum menyatakan hengkang dari perusahaan yang bergerak di bidang kemasan makanan ringan ini, mereka terlebih dahulu melakukan aksi mogok kerja.
Hal ini sebagai penolakan mereka terhadap rencana sistem alih daya atau outsourcing yang bakal diberlakukan perusahaan yang beralamat di Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati tersebut.
Baca juga: Detik-detik Pohon Angsana Tumbang Timpa Mobil Agya Putih di Pati
Baca juga: Kakanwil Kemenkum Jawa Tengah Terima Audiensi Setda Kabupaten Pati
Terdapat sekira 190 karyawan yang melakukan aksi ini.
Mereka menilai sistem alih daya hanya akan merugikan mereka sebagai pekerja.
"Saya sudah lima tahun kerja, tidak juga diangkat jadi karyawan tetap."
"Ini malah mau dibuat sistem outsourcing," kata Budianto, bukan nama sebenarnya, karyawan perusahaan tersebut.
Perwakilan pihak manajemen perusahaan menemui para karyawan dan berupaya memberikan penjelasan.
Namun, para karyawan enggan menerima penjelasan itu.
"Metu! Metu! Mulih! (Keluar! Keluar! Pulang!)" teriakan para karyawan.
Manajer Operasional PT Anugerah Grafika, Agung Lestari menjelaskan bahwa perusahaan harus menerapkan sistem outsourcing atas pertimbangan kondisi operasional.
"Ada perubahan yang direncakanan perusahaan dari status karyawan harian menjadi karyawan outsourcing."
"Secara hak-hak, tidak ada yang dikurangi."
"Hanya pengalihan, namun mereka tidak bisa menerima penjelasan yang kami sampaikan," ujar dia.
Menurut Agung, para karyawan enggan bekerja dengan status pegawai outsourcing.
Pati
PT Dua Kelinci
PT Anugerah Grafika
outsourcing
Agung Lestari
Demo Karyawan Perusahaan Pati
karyawan tolak sistem outsourcing
| Kronologi Ahmad Husein Pendukung Sudewo, Dianiaya Orang Tak Dikenal saat Membeli Sate di Pati |
|
|---|
| Ngadiono, Warga Pati Korban Kebakaran Bus ALS Dievakuasi Pakai Helikopter ke RS Bhayangkara |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sapi di Sukolilo Pati, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Warga 3 Desa di Batangan Pati Kompak Tolak Parkir di Belakang Pabrik Sepatu |
|
|---|
| PPPK Paruh Waktu di Pati Bergaji Rp 500 Ribu Perbulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Karyawan-Demo-Tinggalkan-PT-Anugerah-Grafika-Pati.jpg)