Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo dan Wacana Launching Koperasi Merah Putih di Banyumas

Launching Koperasi Desa Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional, dan wacanaya akan dipusatkan di Kabupaten Banyumas se-Indonesia.

Ist. Dokumentasi Satria Praja Banyumas
RAPAT BERSAMA, Paguyuban Kepala Desa Satria Praja Kabupaten Banyumas yang bersepakat dengan dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih Di Warung Dermaga Tambak Negara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/4/2025). Atas rencana program tersebut, Paguyuban kelapa desa Satria Praja Kabupaten Banyumas siap menjalankan koperasi desa merah putih. Ist. Dokumentasi Satria Praja Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Launching Koperasi Desa Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional, dan wacanaya akan dipusatkan di Kabupaten Banyumas se-Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Paguyuban Kepala Desa Satria Praja Banyumas, Saefudin. 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan UMKM Banyumas, Wahyu Dewanto mengatakan memang betul ada wacana launching Koperasi Desa Merah Putih di Banyumas.

"Masih wacana, sedang saya tanyakan ke Kementerian Koperasi tentang kepastian rencana tersebut. 

Ini juga sedang dirapatkan di Setda mengantisipasi rencana pembentukan kopdes dan rencana launching," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/4/2025).

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan bisa menjadi roda penggerak perekonomian desa. 

Atas rencana program tersebut, Paguyuban kepala desa Satria Praja Kabupaten Banyumas siap menjalankan koperasi desa merah putih. 

Para pemerintah desa di Banyumas mulai mempelajari guna mempersiapkan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih. 

Wacana launching Koperasi Desa Merah Putih di Banyumas memang tidak bisa dilepaskan dari sosok kakek Presiden Prabowo yaitu Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo adalah sebagai sosok pelopor atau perintis koperasi di Indonesia. 

Penggagas ekonomi kerakyatan yang menginspirasi cucunya sendiri, Prabowo Subianto mencetuskan program Koperasi Desa Merah Putih. 

Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo dan kiprahnya pantas dijadikan rujukan utama cikal bakal koperasi di Indonesia. 

Ahli sejarah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof Sugeng Priyadi menjelaskan konsep pemikiran Margono salah satunya terpengaruh juga dengan sosok Patih asal Purwokerto yaitu RA Wiryaatmadja tokoh dari Bank Rakyat Indonesia. 

Ia adalah seorang Patih yang memberi pinjaman kredit rakyat dengan menggunakan uang kas masjid. 

RM Margono Djojohadikusumo dianggap mereplikasi apa yang sebelumnya dilakukan oleh Wiryaatmadja. 

Kala itu praktik yang dilakukan oleh RA Wiryaatmadja semata-mata hanya ingin membantu rakyat yang mengalami kesulitan terlilit hutang. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved