Berita Banyumas
Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo dan Wacana Launching Koperasi Merah Putih di Banyumas
Launching Koperasi Desa Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional, dan wacanaya akan dipusatkan di Kabupaten Banyumas se-Indonesia.
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Launching Koperasi Desa Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional, dan wacanaya akan dipusatkan di Kabupaten Banyumas se-Indonesia.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Paguyuban Kepala Desa Satria Praja Banyumas, Saefudin.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan UMKM Banyumas, Wahyu Dewanto mengatakan memang betul ada wacana launching Koperasi Desa Merah Putih di Banyumas.
"Masih wacana, sedang saya tanyakan ke Kementerian Koperasi tentang kepastian rencana tersebut.
Ini juga sedang dirapatkan di Setda mengantisipasi rencana pembentukan kopdes dan rencana launching," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/4/2025).
Koperasi Desa Merah Putih diharapkan bisa menjadi roda penggerak perekonomian desa.
Atas rencana program tersebut, Paguyuban kepala desa Satria Praja Kabupaten Banyumas siap menjalankan koperasi desa merah putih.
Para pemerintah desa di Banyumas mulai mempelajari guna mempersiapkan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih.
Wacana launching Koperasi Desa Merah Putih di Banyumas memang tidak bisa dilepaskan dari sosok kakek Presiden Prabowo yaitu Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo adalah sebagai sosok pelopor atau perintis koperasi di Indonesia.
Penggagas ekonomi kerakyatan yang menginspirasi cucunya sendiri, Prabowo Subianto mencetuskan program Koperasi Desa Merah Putih.
Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo dan kiprahnya pantas dijadikan rujukan utama cikal bakal koperasi di Indonesia.
Ahli sejarah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof Sugeng Priyadi menjelaskan konsep pemikiran Margono salah satunya terpengaruh juga dengan sosok Patih asal Purwokerto yaitu RA Wiryaatmadja tokoh dari Bank Rakyat Indonesia.
Ia adalah seorang Patih yang memberi pinjaman kredit rakyat dengan menggunakan uang kas masjid.
RM Margono Djojohadikusumo dianggap mereplikasi apa yang sebelumnya dilakukan oleh Wiryaatmadja.
Kala itu praktik yang dilakukan oleh RA Wiryaatmadja semata-mata hanya ingin membantu rakyat yang mengalami kesulitan terlilit hutang.
BREAKING NEWS: Ribuan Orang Geruduk Kantor Bupati Banyumas, Pendopo Dilempari dan Gerbang Ambruk |
![]() |
---|
Wayang dari Limbah Kertas Semen, Inovasi Dosen Amikom Purwokerto Gaungkan Tradisi Ramah Lingkungan |
![]() |
---|
Polresta Banyumas dan PWI Tanam Pohon di Kalipagu, Dorong Gerakan Sedekah Oksigen |
![]() |
---|
Cuaca Masih Labil, Warga Banyumas Diminta Waspada Hujan Sedang-Lebat hingga Akhir Agustus |
![]() |
---|
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Profesor, Unsoed Telah Rekomendasikan Sanksi ke Kemdiktisaintek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.