Berita Banyumas
Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo dan Wacana Launching Koperasi Merah Putih di Banyumas
Launching Koperasi Desa Merah Putih bertepatan pada Hari Koperasi Nasional, dan wacanaya akan dipusatkan di Kabupaten Banyumas se-Indonesia.
Namun sayangnya inisiatif Wiryaatmadja tersebut dilarang karena dianggap uang kas masjid mestinya hanya digunakan untuk keperluan masjid.
Prof. Sugeng mengatakan konsep antara kredit rakyat dan Koperasi dianggap sering tumpang tindih.
Dengan adanya kredit rakyat kaum pribumi memiliki kecenderungan kesulitan dalam mencicil.
Berbeda halnya dengan kalangan kaum priyayi yang dilatarbelakangi gengsi tinggi yang dapat lancar dalam membayar.
"Jaman dulu ada semacam budaya atau tradisi apabila rakyat punya hajatan sampai berhari-hari bisa 3 atau 4 hari, rakyat akan berhutang," katanya.
Melihat kondisi kesusahan rakyat dalam perkreditan, Margono yang saat itu bekerja di Volkscreditbank (jawatan koperasi pada masa Hindia Belanda) menginisiasi sistem kredit kerakyatan terutama bagi para petani.
Bisa dikatakan kredit peminjaman dalam konsep Margono adalah lebih memihak rakyat yang kala itu susah.
"Tapi dulu dalam bentuk kredit lunak, contohnya untuk beli pupuk dipinjemi nanti membayar setelah panen," jelasnya.
Hal itu tidak heran karena ayah dari RM Margono adalah Mandor Irigasi Pertanian yang kaitannya dengan ketahanan pangan.
Pada waktu itu ekonomi rakyat masih dalam bentuk sederhana, tidak seperti sekarang yang banyak dalam bentuk usaha.
RM Margono Djojohadikusumo kemudian pindah ke Batavia atau Jakarta.
Dia kemudian sempat dikirim ke Belanda dan belajar kursus tentang koperasi dan menjadi pegawai di negeri jajahan.
Menurut Prof Sugeng di Belanda sudah dijalankan apa itu yang namanya Volkscreditbank.
Margono juga sempat menjadi pamong praja atau juru tulis.
Hal itulah yang menjadikan dia punya pengaruh besar. Dia dapat menulis dengan baik.
BREAKING NEWS: Ribuan Orang Geruduk Kantor Bupati Banyumas, Pendopo Dilempari dan Gerbang Ambruk |
![]() |
---|
Wayang dari Limbah Kertas Semen, Inovasi Dosen Amikom Purwokerto Gaungkan Tradisi Ramah Lingkungan |
![]() |
---|
Polresta Banyumas dan PWI Tanam Pohon di Kalipagu, Dorong Gerakan Sedekah Oksigen |
![]() |
---|
Cuaca Masih Labil, Warga Banyumas Diminta Waspada Hujan Sedang-Lebat hingga Akhir Agustus |
![]() |
---|
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Profesor, Unsoed Telah Rekomendasikan Sanksi ke Kemdiktisaintek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.