Kabupaten Semarang
Bondan Marutohening Ketua DPRD Kabupaten Semarang: Efisiensi Anggaran Justru Menguntung
Bondan Marutohening menilai jika efisiensi anggaran justru menguntungkan, karena penghematan diarahkan pada pos yang bisa ditunda.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah justru membuka peluang untuk memfokuskan pembiayaan pada sektor-sektor prioritas.
Pemangkasan anggaran dinilai lebih banyak menyasar pos non esensial seperti perjalanan dinas, konsumsi rapat, dan alat tulis kantor, sehingga tidak mengganggu program pembangunan utama.
Efisiensi ini justru menguntungkan, karena penghematan diarahkan pada pos yang bisa ditunda.
Baca juga: Sebut Kenaikan Harga Beras Tidak Realistis, Bondan Desak Pemerintah Segera Lakukan Operasi Pasar
Baca juga: Wali kota Semarang Agustina Kuatkan Koordinasi dengan Forkopimda
"Anggaran dialihkan ke pembangunan prioritas, sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri,” ungkap Bondan Marutohening dalam sesi podcast bersama Tribunjateng.com di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (17/4/2025).
Namun hingga kini DPRD masih menunggu surat resmi dari pihak eksekutif terkait berapa besar efisiensi yang telah dilakukan dan penggunaannya.
“Itu wewenang eksekutif."
"Nanti akan kami sesuaikan dalam pembahasan APBD Perubahan 2025,” imbuh dia.
Satu di antara program yang sedang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bondan menyebut, DPRD telah mencadangkan anggaran Rp10 miliar dalam APBD 2025 untuk mendukung program tersebut.
Namun pelaksanaannya masih menunggu regulasi teknis dari Pemerintah Pusat.
“Sampai saat ini kami belum menerima petunjuk resmi."
"Kalau sudah ada, baru akan direncanakan lebih lanjut di ranah eksekutif,” katanya.
Baca juga: Pelatih Bali United Sebut PSIS Semarang Lebih Tertekan Daripada Timnya
Baca juga: Sosok Bambang Irawan, Fotografer yang Menggugat Hotel Tentrem Rp 3,4 Miliar ke PN Semarang
Selain menanggapi soal efisiensi anggaran, Bondan Marutohening juga membeberkan sederet agenda penting DPRD dalam waktu dekat.
Seperti pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Semarang Tahun 2024 dan penyusunan rancangan awal RPJMD 2025–2030.
“RPJMD adalah dokumen strategis lima tahunan."
| Tanah Bengkok di Pringapus Semarang Dikelola Jadi Wisata Petik Melon |
|
|---|
| Tiga Desa di Kabupaten Semarang Diusulkan Ikuti Penilaian Statistik Tingkat Nasional |
|
|---|
| Efisiensi Energi dan Dongkrak Ekonomi, CFD di Kabupaten Semarang Akan Digelar di Dua Titik |
|
|---|
| Lebih dari 200 UMKM Kabupaten Semarang Punya Etalase Baru di Kawasan Wisata |
|
|---|
| Ritual Jamasan Pusaka Jadi Tradisi Kabupaten Semarang, Enam Pusaka Dijamas dan Dikirab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Podcast-Ketua-DPRD-Kabupaten-Semarang.jpg)