Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Sapu Jagad Gunung Sebut Ada Beking Pejabat Tinggi di Pusaran Tambang Ilegal Magelang

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapu Jagad Gunung, Muhammad Hindratno menyebut, aktivitas tambang galian C ilegal.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
Tribunjateng.com/Iwan Arifianto.
BEKINGAN APARAT - LSM Sapu Jagad Muhammad Hindratno (kanan) menyebut ada dugaan bekingan aparat dalam pusaran kasus tambang ilegal di Magelang, Kota Semarang, Senin (5/5/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapu Jagad Gunung, Muhammad Hindratno menyebut, aktivitas tambang galian C ilegal tumbuh subur di lereng Gunung Merapi-Merbabu karena diduga dilindungi oleh oknum aparat penegak hukum.

Menurutnya, oknum aparat dari TNI maupun Polri yang membekingi proyek tersebut bukan orang sembarangan.

"Mereka pada berani melakukan tambang ilegal secara blak-blakan karena ada yang back up (melindungi) tapi oknum aparat tingkat atas," jelas Hindratno kepada Tribun di Kota Semarang, Senin (5/5/2025).

Baca juga: Kapolda dan Dishub Jateng Digugat Warga Karena Mata Air Rusak Imbas Tambang Ilegal di Magelang

LSM Sapu Jagad Gunung merupakan sekelompok  warga  yang tinggal di kawasan Gunung Merapi-Merbabu yang peduli lingkungan.

Lembaga ini berdiri sejak 2019 yang berkantor di Magelang.

Ketika dikonfirmasi soal detail oknum aparat tersebut, Hindratno enggan menyebutkan.

Namun, dia memastikan oknum aparat penegak hukum memang benar adanya melakukan beking. 

"Kalau tambang bikin legal tidak ada bisnis bekingan. Sebaliknya jika ilegal maka oknum bisa dapat duit," jelasnya.

Pihaknya tidak tinggal diam. Namun, ketika melaporkan kasus tambang ilegal di Magelang acapkali laporannya dipingpong.

"Ya aparat saling lempar," katanya.

Dia berharap, para penegak hukum bisa bertindak tegas sesuai hukum.

"Ketika aparat ikut terlibat tentu itu menjadi momok bagi masyarakat," tuturnya.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) IV Diponegoro Letnan Kolonel Inf Andy Soelistyo menyebut tidak mengetahui detail informasi tersebut.

Dia mempersilahkan pihak yang merasa mengetahui untuk melaporkan. 

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Pol Artanto enggan memberikan tanggapan soal informasi tersebut. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved