Berita Karimunjawa
Warga Desa Karimunjawa Diberi Edukasi CBP oleh Bank Indonesia
Desa Karimunjawa yang terletak di Kabupaten Jepara menjadi lokasi pertama yang disambangi oleh tim Ekpedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG. KARIMUNJAWA - Desa Karimunjawa yang terletak di Kabupaten Jepara menjadi lokasi pertama yang disambangi oleh tim Ekpedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jateng bersama TNI AL, Rabu (7/5).
Dalam kesempatan tersebut selain penukaran uang, tim ERB juga memberikan edukasi terkait Cinta Bangga dan Paham (CBP) rupiah, QRIS, dan Pelindungan Konsumen (PeKA), serta penyerahan bantuan akseptasi digital PI Kekda atau Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah.
Masyarakat nampak antusias mengikuti kegiatan edukasi. Mereka tidak hanya diberikan pemahaman secara teori namun juga praktek langsung.
Seperti misalnya teknik untuk melmeriksa keaslian uang kertas atau 3D (Dilihat, Diraba dan Ditrawang).
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BI Jateng, Rahmat Dwisaputra, Dan KRI Butuna 878 Mayor Mega Yudha Prabowo, serta Kasi Sosial dan Lingkungan Hidup Kecamatan Karimunjawa, Muslikan.
Peserta dalam acara tersebut adalah warga di Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Jepara.
Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, memastikan bahwa ketersediaan uang layak edar di Karimunjawa terjamin dan cukup jumlahnya.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang mata uang rupiah yang dilakukan oleh tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) antara Bank Indonesia Jawa Tengah dan TNI AL.
Dalam kegiatan ini, tim ekspedisi juga memberikan bantuan kepada Himpunan Pramuwisata Indonesia Chapter Karimunjawa dalam bentuk penguat sinyal untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan transaksi pembayaran.
Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan laptop kepada Madrasah Aliyah setempat.
Rahmat Dwisaputra mengatakan bahwa penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sudah cukup masif di Indonesia dan sedang dikembangkan untuk dapat digunakan di beberapa negara ASEAN.
Hal ini diharapkan dapat memudahkan transaksi pembayaran bagi wisatawan yang berkunjung ke negara-negara tersebut.
Kepala Desa Karimunjawa mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang mata uang rupiah.
"Harapan kami kegiatan ini masih tetap dilaksanakan sehingga masyarakat kami tetap mendapatkan fasilitas sosialisasi rupiah," ujarnya. (*)
Baca juga: Prof Abdul Mufid Tekankan Pendekatan Kontekstual dalam Studi Hadis di Era Modern
Baca juga: Senyum Ibnu Bisa Belajar dan Berlatih Pantomim di Kelas baru SDN 1 Bedono
Baca juga: Tim ERB 2025 Berikan Bantuan Penguat Sinyal dan Laptop di Karimunjawa
| Penerbangan Semarang–Karimunjawa Dongkrak Kunjungan Wisatawan Asing |
|
|---|
| Skydiving Jadi Magnet Baru Wisata Karimunjawa, Penerbangan Perintis Siap Mengudara Lagi |
|
|---|
| Warga Desa Karimunjawa Antusias Menukarkan Uang dalam Acara ERB 2025 |
|
|---|
| Tim ERB 2025 Berikan Bantuan Penguat Sinyal dan Laptop di Karimunjawa |
|
|---|
| Penerbangan Ke Karimunjawa Resmi Ditunda Menunggu Perijinan Tuntas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Desa-Karimunjawa-diberikan-edukasi-CBP.jpg)