Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Desa Tenogo Disiapkan Jadi Sentra Agroeduwisata Pekalongan

Dinas Pertanian dan Perkebunan mendorong Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menjadi kawasan unggulan pengembangan agroeduwisata

indra dwi purnomo
Agroeduwisata Pekalongan - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavarez saat memberikan sambutan pada kegiatan agroeduwisata di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan mendorong Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menjadi kawasan unggulan pengembangan agroeduwisata. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dinas Pertanian dan Perkebunan mendorong Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menjadi kawasan unggulan pengembangan agroeduwisata.

Program ini bertujuan, mengoptimalkan potensi pertanian lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavarez menyatakan, program ini diharapkan menjadi model pengembangan agroeduwisata di wilayah lain.

"Ini adalah bentuk integrasi pertanian, edukasi, dan wisata dalam satu ekosistem yang memperkuat ekonomi desa," ujarnya Kamis (8/5/2025).

Menurutnya, pengembangan yang mulai digagas sejak 2024 ini dilatarbelakangi potensi alam, sumber daya manusia, dan kesiapan infrastruktur pertanian Desa Tenogo.

Sejumlah fasilitasi telah diberikan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi, antara lain bantuan benih kopi, tembakau, anggrek, kelengkeng, dan alpukat.

"Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan budidaya, barista, dan pemandu wisata, hingga dukungan alat produksi kopi kemasan," ucapnya.

Dinas juga memfasilitasi promosi, dan pemasaran produk serta menjalin kerja sama dengan sekolah, hotel, dan biro wisata.

"Semua ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem agroeduwisata yang berkelanjutan," ujarnya.

Pihaknya berharap dengan kolaborasi ini, Desa Tenogo diproyeksikan menjadi percontohan sukses kebangkitan sektor pertanian berbasis edukasi dan pariwisata di Jawa Tengah.

Puncak kegiatan akan digelar Kamis, (8/5/2025) dengan sejumlah agenda, seperti gerakan tanam alpukat dan padi lahan kering, pelatihan Pupuk Organik, Jeep Adventure Kalipaingan, serta penandatanganan MoU dengan berbagai pihak.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula berbagai bantuan dari instansi terkait, termasuk mobil operasional dari Bank Indonesia dan benih padi dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Kementan. (Dro)

Baca juga: Disebut Netizen Nyicil, Penampakan Busana Olla Ramlan di Acara Pernikahan Luna Maya Maxime Bouttier

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Bukateja Purbalingga: Dua Motor Tabrakan, Remaja 17 Tahun Tewas

Baca juga: Bareskrim Uji Keaslian Ijazah Jokowi, 90 Persen Penyelidikan Sudah Rampung

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved