Horizzon
Belajar dari Keresahan Mitra Ojol
Jujur saja, saya sedikit kecewa dengan aksi kawan-kawan mitra ojek online, yang digelar pada 20 Mei 2025 ini.
Penulis: Ibnu Taufik Juwariyanto | Editor: abduh imanulhaq
Sama dengan mitra ojol, meski mengalami ketidakpuasan yang sama, sama-sama melihat korupsi terang-terangan di semua lini, plus demokrasi yang hancur dan hukum yang tidak berkeadilan, sebagian kita masih saja tak peduli dengan situasi ini.
Saya ingin melihat bagaimana jika mitra ojol kompak, semuanya mematikan aplikasi satu hari dan melihat kenyataan bagaimana ‘kekacauan’ atas kemapanan yang selama ini sudah berlangsung benar-benar terjadi atas soliditas mereka.
Saya meyakini, membenahi peradaban untuk menyeimbangkan antara mayoritas yang tidak berdaya dengan regulator yang tak mampu menyentuh dan mengatur pemilik modal membutuhkan pengorbanan. Barangkali ‘kekacauan-kekacauan kecil’ dari aksi protes dan apa pun itu namanya dibutuhkan untuk mengembalikan keseimbangan peradaban. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ibnu-Taufik.jpg)