Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang: Hati Maria Makin Tergugah Saksikan Visualisasi Jalan Salib

Visualisasi Jalan Salib yang mengisahkan Yesus Kristus mewarnai rangkaian kegiatan Karnaval Paskah di depan Balai Kota Semarang, Jumat (23/5/2025).

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
JALAN SALIB - Visualisasi Jalan Salib mewarnai perayaan Paskah di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (23/5/2025). Ini menjadi rangkaian dalam Karnaval Paskah yang dimulai dari Gereja Blenduk hingga Balai Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Visualisasi Jalan Salib mewarnai rangkaian Karnaval Paskah di depan Balai Kota Semarang, Jumat (23/5/2025).

Ini menjadi salah satu daya tarik warga yang berbondong-bondong datang di sana.

Mereka menyaksikan langsung visualisasi kisah sengsara Yesus Kristus.

Baca juga: Luar Biasa! Berikut Potret Kemeriahan Karnaval Paskah di Semarang, Diikuti 4.000 Peserta

Baca juga: Semarang Peringkat 2 Kota Paling Maju di Jawa Tengah Versi IDSD 2024, Ungguli Salatiga

Maria (27) warga Semarang menyebut, ini merupakan pengalaman pertama dirinya menyaksikan perayaan Paskah yang dikemas dalam sebuah karnaval.

Menurutnya, acara ini menjadi salah satu momentum refleksi yang mendalam bagi dia dan para umat Kristiani.

"Biasanya dengan menyaksikan visualisasi jalan salib, kami lebih mengingat lagi pengorbanan Tuhan Yesus," kata Maria, Jumat (23/5/2025).

Maria yang datang bersama rekannya, Nelia (23) asal Wonogiri tersebut menyebut jika biasanya menyaksikan visualisasi di gereja.

Menurutnya, dengan rangkaian karnaval, suasana lebih semarak dan disaksikan umat agama lain.

"Paskah bisanya kami menyaksikan visualisasi di gereja masing-masing."

"Sebelumnya kami juga sudah saksikan di gereja."

"Ini ke sini untuk merasakan semaraknya Hari Paskah, karena jarang digelar," ungkapnya.

Penonton lain, Caca (22) warga Tembalang Semarang mengatakan, visualisasi jalan salib ini membuka wawasan baru tentang perspektif agama lain.

"Saya berkesan karena bisa belajar lebih dalam tentang cerita agama lain, terutama saat melihat bagaimana peristiwa penyaliban Yesus Kristus diceritakan," ungkap Caca.

Baca juga: Agustina, Wali kota Semarang Minta CPNS Berani Kreatif dan Berdiskusi dengan Senior

Baca juga: Sebanyak 301 CPNS Terima SK Pengangkatan, Ini Pesan Wali Kota Semarang

Dia menjelaskan, meskipun pernah melihat tayangan serupa di media sosial, pengalaman menyaksikan secara langsung memberikan kesan yang lebih mendalam.

Dia mengatakan, ini menjadi sebuah pengalaman dan pelajaran tentang toleransi dan pemahaman antaragama.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved