Berita Semarang
Luar Biasa! Berikut Potret Kemeriahan Karnaval Paskah di Semarang, Diikuti 4.000 Peserta
Rute Karnaval Paskah ini dari Gereja Blenduk atau Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Imanuel hingga Balai Kota Semarang.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Cuaca terik pada Jumat (23/5/2025) siang membungkus Kota Lama Semarang ketika Kukuh Krisnanto melangkah perlahan memanggul salib kayu bertuliskan INRI atau singkatan dari Iesus Nazarenus, Rex Iudaeorum (Yesus dari Nazaret, Raja orang Yahudi).
Dari kejauhan, jubah putih yang dikenakannya melambai ditiup angin.
Kali ini Kukuh berdandan sebagai Yesus bersama ribuan orang yang ikut karnaval Paskah.
Baca juga: Semarang Peringkat 2 Kota Paling Maju di Jawa Tengah Versi IDSD 2024, Ungguli Salatiga
Baca juga: Inilah Deretan Rumor Nasib Pemain PSIS Semarang Pasca Klub Terjungkal ke Liga 2, Dewangga ke Persib?
“Teman-teman yang lain, siswa-siswa ada yang membawa palem, telur Paskah, dan tentunya tidak lepas dari budaya."
"Saya baru pertama kali ikut, ini pengalaman pertama, luar biasa."
“Saya berharap justru akan melebihi Salatiga menjadi kota toleransi nomor satu."
"Kota Semarang harus jadi kota toleransi,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (23/5/2025).
Rute karnaval Paskah ini dari Gereja Blenduk atau Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Imanuel hingga Balaikota Semarang.
Di sepanjang rute, barisan drum band dari berbagai sekolah mengiringi langkah peserta dengan irama yang membangkitkan semangat.
Anak-anak berseragam membawa daun palem dan telur Paskah.
Ada yang memakai baju adat ataupun baju kolosal.
Warga berbondong-bondong memenuhi pinggir jalan, bersorak dan melambai, tak sedikit yang ikut menari mengikuti alunan musik.
Perayaan ini diikuti sekira 4.000 orang dan 37 mobil hias.
Bukan hanya umat Kristiani dan Katolik, warga dari berbagai agama dan difabel pun ikut memeriahkannya.
Baca juga: Pemkot Semarang Janji Tak Ada Retribusi Program PBG untuk MBR
Baca juga: Pertegas Kolaborasi, Kemenkum Jateng Tandatangani Nota Kesepahaman dengan PTA Semarang
“Paskah tahun ini bukan hanya soal ibadah,” kata Pendeta Rahmat Paska Rajagukguk dari GKI Gereformeerd, Wakil Ketua Panitia Paskah Kota Semarang.
| Pria Bikin Resah di Banyumanik Semarang: Makan Tak Bayar hingga Ancam Mau Bom Minimarket |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 17 April 2026: Berawan |
|
|---|
| BREAKING NEWS Ngaku Paspampres, Slamet Riyanto Nekat Melakukan Pemerasan di Alfamart Semarang |
|
|---|
| 4 Tahun Berlalu, Pembunuh Iwan Boedi PNS Kota Semarang Belum Terungkap, Ini Kata Polisi |
|
|---|
| Penyebab Jalan Beton Terbelah di Pedurungan Semarang, DPU Sebut Faktor Alam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250523-_-Karnaval-Paskah-Kota-Semarang.jpg)