Berita Ungaran
Panahan Kabupaten Semarang Ukir Prestasi di Kejurprov Junior dan Popda SD, Bawa Pulang 8 Emas
Tim panahan Kabupaten Semarang sedang mencuri perhatian di dua ajang besar tingkat provinsi.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Tim panahan Kabupaten Semarang sedang mencuri perhatian di dua ajang besar tingkat provinsi.
Kebanggan para atlet muda tertuang seusai ajang Kejuaraan Provinsi Junior (Kejurprov Jr) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Jawa Tengah jenjang Sekolah Dasar yang digelar di Lapangan Prof Dumadi, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kota Semarang pada 17–24 Mei 2025 lalu.
Dua event besar yang hampir bersamaan itu menjadi panggung pembuktian bagi Perpani Kabupaten Semarang.
Dengan membawa pulang total delapan medali emas, sembilan perak, dan delapan perunggu, tim panahan berhasil meraih posisi ke-lima dari 27 kabupaten/kota yang berlaga di Kejurprov Jr., dan menjadi juara umum di Popda SD cabang olahraga panahan.
“Prestasi ini buah dari kerja keras dan semangat luar biasa para atlet serta dukungan penuh tim pelatih dan pengurus,” kata Ketua Umum Perpani Kabupaten Semarang ketika dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (27/5/2025).
Kejurprov Jr mempertandingkan tiga divisi utama, meliputi Standar Nasional, Recurve, dan Compound dengan empat kelompok umur (U-10 hingga U-18).
Sedangkan Popda SD mempertandingkan kategori yang sama untuk putra dan putri.
Ketua Harian Perpani Kabupaten Semarang, Wahyu, akrab disapa John Krit, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya saat menyampaikan hasil Popda.
“Dari total enam medali yang diperebutkan di Popda SD cabang panahan, tiga emas berhasil kami rebut.
Ini pencapaian luar biasa,” ujar dia.
Bahkan, tiga emas itu turut mengantarkan kontingen Popda Kabupaten Semarang secara keseluruhan menjadi runner-up dengan total lima emas dan satu perunggu.
Keberhasilan itu dinilai tak lepas dari kekompakan pengurus Perpani Kabupaten Semarang yang ikut mendampingi para atlet, termasuk Sekretaris Rudiyato, Bendahara Diana, dan tim bidang pembinaan seperti M Gunawan dan Edi Trengginas.
Mereka hadir bukan sekadar mendampingi, tapi juga membangun mental dan semangat para atlet muda yang bertanding.
“Kami berkomitmen terus mengasah teknik, mental, dan semangat juang atlet.
Ini bukan akhir, justru awal menuju tantangan yang lebih besar,” imbuh Wahyu.
Tak Hanya Subsidi, Pemkab Semarang Siapkan Strategi Jangka Panjang Selamatkan Petani Tembakau |
![]() |
---|
227 Murid Dapat Makan Bergizi Gratis, Wiji Rahayu Bersyukur SLB Negeri Ungaran Ikut Diperhatikan |
![]() |
---|
Kisah Ariyanto Ikhlas Tak Ambil Kelebihan Bayar PBB, Meski Pemkab Semarang Membatalkan Kenaikan |
![]() |
---|
"Alhamdulillah Beban Ortu Berkurang", Respons Pedagang Kopi Usai Bupati Ngesti Batalkan Kenaikan PBB |
![]() |
---|
Demi Tol Jogja-Bawen, Nasib Ratusan Makam Leluhur Harus Tergusur Proyek Nasional |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.