Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DPRD Jateng

Peternakan Kambing, Solusi Murah Meriah untuk Ketahanan Pangan Jateng

Sarif Abdillah menyebut peternakan kambing lebih terjangkau dibandingkan dengan peternakan sapi.

Tayang:
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah. Sarif menyebut peternakan kambing lebih terjangkau dibandingkan dengan peternakan sapi. (Dok) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peternakan kambing dan domba memiliki potensi besar sebagai alternatif strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Jawa Tengah.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, dibandingkan dengan peternakan sapi, bisnis kambing jauh lebih terjangkau dari sisi investasi dan lebih mudah dikembangkan di lingkungan rumah tangga.

"Bisnis kambing dan domba ini, investasinya lebih kecil dibandingkan sapi."

"Sesudah itu, masyarakat itu kandangnya cukup di belakang rumah, bisa memelihara 5 hingga 7 ekor," ungkapnya, Selasa (27/5/2025).

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. Sarif menyebut pengelolaan hutan yang ada di Jawa Tengah harus berorientasi pada pelestarian ekologi. (Dok)
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. Sarif menyebut peternakan kambing lebih terjangkau dibandingkan dengan peternakan sapi. (Dok) (Istimewa)

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Ingatkan Pentingnya Fungsi Ekologis Hutan

Dengan pelibatan masyarakat secara langsung dalam program peternakan, kata Sarif, maka manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

"Sehingga, betul-betul rakyatnya juga, dapat memperoleh hasil, program pemerintah juga berjalan," terang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Atas dasar itu, Sarif mendorong pemerintah daerah lebih aktif membina petani dalam pengembangan ternak kambing, terutama dalam skala kecil yang bisa diakses masyarakat luas. 

"Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung program protein hewani berbasis kerakyatan," sebut legislator dari daerah pemilihan (dapil) Cilacap dan Banyumas ini.

Baca juga: Sarif Abdillah: UMKM Jateng Harus Dilindungi dari Gempuran Produk Impor

Sarif pun menilai, konsumsi daging kambing memiliki basis budaya yang kuat di masyarakat Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

"Kita terkenal dengan gulai kambing, sate kambing," terangnya.

Data Dinas Peternakan Jateng pada 2024 lalu, populasi kambing di provinsi ini sebanyak 3.747.610 ekor, atau 20,19 persen dari total nasional. Adapun populasi domba sebanyak 2.288.826 ekor, atau 16,28?ri total nasional.

Sarif mengakui, beberapa daerah di Jawa Tengah sudah mengembangkan peternakan kambing.

Dia mencontohkan, di Kabupaten Cilacap ada kambing Jawa Randu, adapula kambing etawa di Purworejo, maupun Wonosobo.

"Dengan dukungan pemerintah, dan potensi yang besar, peternakan kambing bisa diharapkan mampu memenuhi kebutuhan domestik dan bahkan menembus pasar ekspor."

"Langkah ini tidak hanya mendukung perekonomian, tetapi juga kemandirian pangan nasional," tegasnya. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved