Berita Kendal
Sebelumnya Sangar, Dandung Satpam KIK Kendal Arogan Tendang PKL Kini Minta Maaf
Dandung, seorang petugas keamanan outsourcing yang sempat viral usai aksinya menendang lapak Pedagang
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dandung, seorang petugas keamanan outsourcing yang sempat viral usai aksinya menendang lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) terekam kamera, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Peristiwa tersebut terjadi di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan memicu reaksi luas di media sosial.
Dalam upaya menyelesaikan persoalan secara damai, Dandung didampingi perwakilan PT Bima—penyedia jasa sekuriti tempat ia bekerja—yakni Alwi Subeki, mendatangi Mapolres Kendal pada Selasa (28/5/2025).
Kehadiran mereka bertujuan mengikuti proses mediasi dengan korban, Subiah, pedagang asal Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu.
Proses mediasi yang berlangsung selama sekitar 30 menit itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Mororejo Hisam Ali yang mendampingi korban, serta perwakilan dari pihak KIK.
"Dari hasil mediasi yang disaksikan pihak desa dan manajemen KIK, tidak ada tuntutan dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan,”
"Pak Dandung selaku pelaku juga sudah meminta maaf atas tindakannya. Demikan dengan Bu Subiah dan suaminya juga sudah memaafkan Pak Dandung." terang AKBP Hendry Susanto Sianipar, Rabu (28/5/2025).
Hendry mengungkapkan, penyedia jasa sekuriti sebenarnya siap untuk bertanggungjawab jawab dan mengganti kerugian yang dialami korban.
Namun, Kapolres melanjutkan bahwa korban tidak menuntut kerugian karena tidak ada barang yang rusak.
"Ibu Subiah dan suami menolak ganti rugi, tidak ada lapak miliknya yang rusak," paparnya.
Kapolres menambahkan, pihak korban juga telah mencabut laporan yang telah dilayangkan ke Polres Kendal atas kasus ini.
"Laporan aduan korban ke Polres Kendal sudah dicabut oleh korban, tanpa ada paksaan ataupun intimidasi. Semua sudah berakhir damai, dan saling memaafkan," ungkapnya.
Perwakilan PT KIK, John F. Tuhupuring selaku Head of Township Management, menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Kendal atas mediasi cepat yang dilakukan.
Pihak KIK juga berkomitmen untuk merangkul para pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di kawasan industri.
| Detik-detik 5 Truk Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kendal, Pak Ogah Kabur Diduga Hentikan Mendadak |
|
|---|
| Geger Temuan Bayi Baru Lahir di Kebun Ringinarum Kendal, Diawali Suara Tangisan |
|
|---|
| Kakek Kasdi Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Pencarian di Sungai Bodri Kendal |
|
|---|
| Bupati Tika Dorong PHRI Kendal Ciptakan Multiplier Effect ke Pelaku Industri |
|
|---|
| Garap Ladang Tak Kunjung Pulang, Lansia Kendal Diduga Hanyut di Sungai Bodri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/MINTA-MAAF-Satpam-pelaku-penendang-lapak-dagang.jpg)