Berita Kajen
RSUD Kraton Pekalongan Tambah 3 Mesin APM, Antrian Pendaftaran Kini Lebih Cepat dan Nyaman
RSUD Kraton menambah tiga unit Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang tersebar di beberapa titik strategis.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien, RSUD Kraton terus berbenah dan menunjukkan komitmennya melalui inovasi pelayanan.
Terbaru, rumah sakit milik pemerintah daerah ini menambah tiga unit Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang tersebar di beberapa titik strategis yang ada di RSUD Kraton, termasuk di ruang pendaftaran poli.
Direktur RSUD Kraton, dr Henny Rosita, menjelaskan, penambahan APM ini bertujuan untuk mengurai antrean pendaftaran yang selama ini menjadi keluhan sebagian pasien.
Baca juga: Dr Henny : Pembangunan RSUD Kraton Tahap 2 Dimulai, Target Rampung 2026
"Dengan tambahan tiga unit APM, kami berharap proses pendaftaran pasien menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik."
"Semua APM ini, kami namakan Pelangi Senja (pendaftaran langsung input mandiri saja)," ungkapnya, Selasa (3/6/2025).
Selain APM, RSUD Kraton juga mendorong pasien untuk memanfaatkan aplikasi JKN mobile dalam proses pendaftaran online.
Bagi peserta BPJS Kesehatan, sebenarnya sudah tersedia aplikasi Mobile JKN sebagai sarana pendaftaran daring. Namun, kendala seperti tidak semua pasien memiliki ponsel pintar masih menjadi tantangan tersendiri.
"Beberapa pasien BPJS belum punya HP, jadi tetap harus datang langsung. Di sinilah, APM bisa menjadi jembatan bagi mereka agar tetap bisa mendaftar tanpa harus mengantre lama," ujarnya.
Sosialisasi intensif terus dilakukan, agar pasien dapat dengan mudah mengakses layanan, sekaligus mendapatkan kepastian waktu pelayanan di klinik tujuan.
"Kami sudah menyempurnakan sistem pendaftaran online, dan kini pasien bisa langsung mencetak nomor antrean melalui APM tanpa harus menunggu lama di loket."
"Ini tentu mempermudah proses dan meningkatkan kenyamanan," tambah dr. Henny.
Pihaknya mengungkapkan, meski masih dalam tahap sosialisasi, penggunaan APM mulai menunjukkan dampak positif.
"Memang belum banyak pasien yang menggunakan, karena masih dalam tahap perkenalan. Tapi kami terus melakukan edukasi agar masyarakat terbiasa dan menyadari manfaatnya," tambahnya.
Saat ini, 6 mesin APM yang beroperasi aktif di RSUD Kraton. Nantinya, ada juga mesin APM berada di jalur untuk para pasien disabilitas.
"Khusus pasien yang disabilitas mesin tersebut berada di pintu masuk poli," imbuhnya.
| Kisah Sukses David, Pemuda Pekalongan yang Bisa Tembus 3.000 Resi Sehari dari Jualan Online |
|
|---|
| Seribu Mangrove Ditanam, Pemkab Pekalongan dan Kodim Bentengi Pesisir dari Abrasi |
|
|---|
| Menembus Perbukitan, PDAM Tirta Kajen Antar Kurban untuk Penjaga Sumber Air |
|
|---|
| 2 Tahun Dirawat, Sapi Asal Pekalongan Bernama Kliwon Kini Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Selang Susu dan Harapan: Kisah Arsa Melawan Bibir Sumbing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Direktur-RSUD-Kraton-dr-Henny-Rosita-saat-mengecek-mesin-APM.jpg)