Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jalan Rusak di Blora

Anggota DPRD Blora Soroti Jalan Alternatif yang Rusak, Imbas Talud Jembatan Temuwoh yang Longsor

Kondisi talud jembatan Temuwoh, Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

|
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/ IQBAL
PENGALIHAN JALAN - Talud jembatan Temuwoh, Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, longsor, kendaraan berat dialihkan lewat jalur alternatif, Sabtu (14/6/2025).(Iqbal/Tribunjateng) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kondisi talud jembatan Temuwoh, Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, membuat akses jalan terpaksa dialihkan.

Kendaraan roda empat atau lebih, dilarang melintasi jembatan Temuwoh. Dikhawatirkan bisa membahayakan pengemudi, dan berpotensi terjadi longsor susulan yang lebih parah.

Adapun untuk jalur alternatif yang disarankan yakni ruas jalan Kedungsatriyan- Karangtengah - Sendangrejo - Gondang.

Baca juga: Segini Harga Modem WiFi Saku Starlink dan Biaya Langganan Internet Ngebut 120 Mbps, Promo 2025

Baca juga: Mobil Pedagang Sosis di Blora Terbakar saat Hendak Berjualan, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Terkait pengalihan akses jalan itu, Anggota DPRD Blora, Jariman, menyoroti jalur alternatif yang kondisinya rusak Parag dan belum tersentuh pembangunan.

Jariman mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, untuk memperbaiki jalan alternatif tersebut, dengan minimal diurug material pedel atau grosok.

"Sebenarnya saya setuju sekali, baik kendaraan roda empat maupun truk kosong atau muatan itu ketika dialihkan ke jalan alternatif."

"Akan tetapi jalan alternatif itu perlu dibenahi dulu," terangnya, Sabtu (14/6/2025).

Lebih lanjut, politisi dari PPP itu, meminta DPUPR Blora untuk mengecek jalan alternatif yang disarankan.

"Coba dicek untuk jalan dari Karangtengah ke arah Sendangrejo, itu kan sangat parah, jadi perlu digrosok," ujarnya.

Menurut Jariman, jika warga diminta lewat jalur alternatif, perlu dipikirkan untuk kenyamanan pengendara.

Sebab, jalan alternatif yang rusak berpotensi bisa merusak kendaraan seperti mobil pribadi ketika melintas di jalan yang rusak parah.

"Apalagi kalau kendaraan pribadi yang bagus, kalau lewat jalan rusak kan takutnya malah bahaya. Itu pokoknya saya minta agar jalan alternatif itu diperbaiki walaupun grosok," jelasnya.

Jariman juga menerima masukan dari warga, selain harapan jembatan Temuwoh agar segera diperbaiki, supaya jalan alternatif bisa dibangun, agar warga nyaman.

"Ya harapan dari masyarakat sudah lama sekali, mereka rata-rata ingin jalan daerah Ngawen itu dibangun, apalagi yang namanya jalan yang akan dipakai alternatif ini belum pernah disentuh oleh batu yang namanya Karangtengah ke arah Sendangrejo," paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved