Ekonomi Bisnis
BI Jateng Gelar Bedah Buku Tingkatkan Literasi Masyarakat
Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah menggelar kegiatan bedah buku dengan mengusung tema “Refleksi Tiga Jalan Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (13/6/2025).
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar kegiatan bedah buku dengan mengusung tema “Refleksi Tiga Jalan Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (13/6/2025).
Kegiatan ini gelar dalam rangka memperingati World Book Day.
Buku berjudul berjudul “Sains Untuk Biodiversitas Indonesia” dikupas tuntas oleh Bank Indonesia dengan mengadirkan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), Prof FX Sugiyarto sebagai moderator sertaAsisten Prof University of Nottingham, Bagus Muljadi sebagai narasumber.
Baca juga: Ini Program dan Kegiatan Bank Indonesia Tegal Selama Pesta Rakyat Slawi Ageng 2025
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, bedah buku ini untuk menumbuhkan minat membaca dan meningkatkan literasi masyarakat.
BI tidak hanya berfokus pada ekonomi saja melainkan juga disiplin ilmu secara luas.
Bedah Buku ini mendorong masyarakat berpikir kritis dan memerluas wawasan.
"Karakter suatu manusia atau bangsa, itu ditentukan dari individu-individunya. Kita tidak akan menjadi negara maju secara ekonomi, kalau kita berkarakter sebagai orang yang menghargai proses dan pengetahuan," ujarnya.
Menurut dia, modal mewujudkan negara maju antara lain menyiapkan manusia yang berkarakter. Maka, kesadaran literasi harus terus dipupuk.
Melalui bedah buku ini, dia menyebut, banyak sekali praktek-praktek yang ada di masing-masing daerah yang tentu saja bisa menjadi pelajaran dalam rangka meningkatkan produktivitas daerah.
"Ekonomi bukan semata pertumbuhan ekonomi tapi juga kegiatan sosial. Ujungnya, untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan PDRB," katanya.
Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Sugiyarto mengatakan, banyak nilai kearifan lokal yang bisa diunggulkan di Indonesia. Nilai kearifan lokal perlu digali untuk bisa menjadi negara maju. Hal itu dimulai dari pendidikan dan membangun kepercayaan diri.
"Kita punya kekayaan luar biasa. Entah itu bidang pangan, budaya dan sebagainya," sebutnya. (eyf)
Baca juga: Bank Raya Ajak Nasabah Kontribusi Tanam Bakau Lewat Program MVP, Ribuan Pohon Ditanam di Semarang
| BAF Berbagi “Bingkisan Akhir Tahun” kepada 1.000 Yayasan/Anak Panti Asuhan Melalui BAF Nutri-Kids |
|
|---|
| Transformasi Hijau bank bjb Dapat Apresiasi di Investing on Climate by Editor’s Choice Awards 2025 |
|
|---|
| Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid, Kredit Siap Tumbuh |
|
|---|
| Perusahaan Didorong Alokasikan Sebagian CSR untuk Perlindungan Pekerja Rentan |
|
|---|
| Livin’ Fest 2025 di Semarang Bakal Pertemukan Industri Kreatif dan Layanan Finansial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250613_sambutan-saat-bedah-buku.jpg)