Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ekonomi Bisnis

BI Jateng Gelar Bedah Buku Tingkatkan Literasi Masyarakat

Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah menggelar kegiatan bedah buku dengan mengusung tema “Refleksi Tiga Jalan Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (13/6/2025). 

Tayang:
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
BEDAH BUKU: Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra, memberikan sambutan saat bedah buku dengan mengusung tema “Refleksi Tiga Jalan Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (13/6/2025). (TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar kegiatan bedah buku dengan mengusung tema “Refleksi Tiga Jalan Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (13/6/2025). 

Kegiatan ini gelar dalam rangka memperingati World Book Day. 

Buku berjudul berjudul “Sains Untuk Biodiversitas Indonesia” dikupas tuntas oleh Bank Indonesia dengan mengadirkan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), Prof FX Sugiyarto sebagai moderator sertaAsisten Prof University of Nottingham, Bagus Muljadi sebagai narasumber. 

Baca juga: Ini Program dan Kegiatan Bank Indonesia Tegal Selama Pesta Rakyat Slawi Ageng 2025

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, bedah buku ini untuk menumbuhkan minat membaca dan meningkatkan literasi masyarakat.

BI tidak hanya berfokus pada ekonomi saja melainkan juga disiplin ilmu secara luas.

Bedah Buku ini mendorong masyarakat berpikir kritis dan memerluas wawasan.

"Karakter suatu manusia atau bangsa, itu ditentukan dari individu-individunya. Kita tidak akan menjadi negara maju secara ekonomi, kalau kita berkarakter sebagai orang yang menghargai proses dan pengetahuan," ujarnya. 

Menurut dia, modal mewujudkan negara maju antara lain menyiapkan manusia yang berkarakter. Maka, kesadaran literasi harus terus dipupuk. 

Melalui bedah buku ini, dia menyebut, banyak sekali praktek-praktek yang ada di masing-masing daerah yang tentu saja bisa menjadi pelajaran dalam rangka meningkatkan produktivitas daerah. 

"Ekonomi bukan semata pertumbuhan ekonomi tapi juga kegiatan sosial. Ujungnya, untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan PDRB," katanya. 

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Sugiyarto mengatakan, banyak nilai kearifan lokal yang bisa diunggulkan di Indonesia. Nilai kearifan lokal perlu digali untuk bisa menjadi negara maju. Hal itu dimulai dari pendidikan dan membangun kepercayaan diri.

"Kita punya kekayaan luar biasa. Entah itu bidang pangan, budaya dan sebagainya," sebutnya. (eyf)

Baca juga: Bank Raya Ajak Nasabah Kontribusi Tanam Bakau Lewat Program MVP, Ribuan Pohon Ditanam di Semarang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved