Pendidikan
Bunkasai 2025 di Udinus Tampilkan Warna-warni Budaya Jepang
Bunkasai menjadi media pengenalan budaya Jepang kepada masyarakat luas, khususnya warga Semarang.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: M Syofri Kurniawan
Jenis kompetisi yang diadakan cukup beragam, mulai dari cosplay, crosswalk hingga anisong.
“Selain lomba cosplay, kami juga mengadakan lomba menggambar manga dan fanart.
Melalui Bunkasai, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mempelajari dan mendalami budaya Jepang,” ujar Sudono.
Salah satu peserta, Gex, atau di akun instagramnya @Gexgitu pada event ini juga turut berpartisipasi dengan membawakan cosplay bertemakan Phrolova, salah satu karakter dalam game Wuthering Waves.
Ia berharap, kegiatan semacam Bunkasai 2025 ini semakin banyak di Kota Semarang.
"Harapan lain, semoga kedepan dilangsungkan di tempat indoor," katanya. (arl)
Baca juga: Situs SPMB Jateng 2025 Sempat Tak Bisa Diakses, Disdikbudpar Jateng: Tidak Error, Ada Maintenance
| Penelitian dan Inovasi akan Menentukan Pertumbuha Ekonomi |
|
|---|
| Ratusan Karya Siswa SD Bumimu Tegal Dipamerkan dalam AHA Moment, Ada Miniatur KA hingga Tata Surya |
|
|---|
| Persaingan PTN-PTS Kian Ketat, Kolaborasi Kampus Dengan Industri Jadi Daya Tarik |
|
|---|
| Kegiatan Berkemah Untuk Siswa Masih Jadi Cara Efektif Pembentukan Karakter Anak |
|
|---|
| Aspema 77 Gelar Halal Bihalal, Kenang Masa Sekolah Jalan Kaki, Jarang Angkutan Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250614_Bunkasai-2025.jpg)