Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tegal Berdedikasi

Penutupan Manunggal Leadership, Wawali Tegal: Ada Nilai Kepemimpinan Jawa

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menghadiri penutupan Manunggal Leadership Retreat Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah di BPSDMD Jawa Tengah

Tayang:
Dok Pemkot Tegal
PENUTUPAN RETREAT- Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah (banjar kedua) saat mengikuti penutupan Manunggal Leadership Retreat Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah di BPSDMD Jawa Tengah, Senin (16/6/2025). Dok Pemkot Tegal 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menghadiri penutupan Manunggal Leadership Retreat Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah di BPSDMD Jawa Tengah, Senin (16/6/2025).

Wawali Tegal yang akrab disapa Mbak Iin itu menyebut Manunggal Leadership berakar dari nilai- nilai kepemimpinan Jawa, yaitu ngayomi, ngayemi lan ngayahi.

"Manunggal Leadership merupakan nilai kepemimpinan Jawa, dimana seorang pemimpin sudah seharusnya menjadi pemimpin yang melindungi.

Kemudian menyejahterakan dan ini berorientasi kepada kepemimpinan yang memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya. 

Iin mengucapkan, terimakasih kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang telah menyelenggarakan Manunggal Leadership retreat untuk Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah.

Ia menilai, kegiatkan tersebut sangat bermanfaat dan banyak materi terkait nilai kepemimpinan dan nilai kebangsaan.

"Seperti pesan bapak gubernur bahwa wakil tidak hanya awak dan sikil. Tapi bagaimana kita mampu menjahit ruang kosong sehingga kita bersama bersinergi dengan kepala daerah menjadi kekuatan yang dasyat untuk mewujudkan kota dan kabupaten kita tercinta," jelasnya. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi mengatakan, Manunggal Leadership Retreat ini dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi untuk suatu kolaborasi.

Kolaborasi yang diciptakan oleh golongan 2 dan 3 merupakan pimpinan teknis dan taktis yang harus memiliki semangat bersama-sama.

Karena membangun Jawa Tengah yang luas dan besar ini tidak bisa sendiri-sendiri. 

"Peserta diberikan materi Nawa Cita terkait bagaimana mengelola wilayah kawasan Nusantara dengan landasan pokok 4 konsensus dasar. 

Kemudian dijabarkan dalam Nawa Cita Presiden yang kita kolaborasi dari pada visi misi Jateng,” jelasnya. (fba)

Baca juga: Melek Finansial Digital, FEB UPGRIS Gelar Seminar Nasional ke 147

Baca juga: Wabup Demak Apresiasi Pemprov Kroyokan Melakukan Penanganan Banjir Rob Sayung Demak

Baca juga: Pembahasan Raperda RPJMD Kota Tegal Tahun 2025-2029 Dilanjutkan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved