Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Rob Demak

Ini Tips Cegah Motor Alami Korosi dan Cara Aman Terobos Banjir Rob di Sayung Demak

Berikut ini beberapa tips penting guna meminimalkan risiko kerusakan sekaligus menjaga performa sepeda motor tetap optimal selama musim rob.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/REZANDA AKBAR
TEROBOS ROB - Seorang pengendara motor terobos genangan air rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jumat (20/6/2025). Imbas dari banjir rob tersebut, tak sedikit pengendara motor mengeluhkan kendaraannya mudah rusak. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banjir rob di pesisir Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, tak hanya mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas. 

Kondisi ini juga membawa dampak serius bagi kendaraan, khususnya sepeda motor yang setiap hari melintasi genangan air rob tersebut.

Tak sedikit pengendara mengeluhkan motor mulai mengalami karat, bahkan mogok seusai menerobos banjir. 

Baca juga: Inilah Tampang Bripka Aji Polisi Demak yang Mengaku Selingkuh dengan Istri Orang, Bertemu di Batang

Baca juga: 4.257 Kursi SD Negeri di Demak Masih Kosong, Dindikbud Gencar Sosialisasi Pendaftaran Offline

Terlebih lagi bagi pemilik motor matik, risiko kerusakan komponen mesin hingga sistem kelistrikan meningkat jika salah dalam penanganan.

Melihat kondisi tersebut, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto memberikan beberapa tips penting guna meminimalkan risiko kerusakan sekaligus menjaga performa motor tetap optimal selama musim rob.

Menurut Oke, korosi atau karat pada bagian logam motor adalah proses alami yang tidak bisa sepenuhnya dicegah, terutama jika kendaraan sering terpapar air rob yang mengandung garam laut.

"Selama logam bertemu air dan udara, apalagi air rob, karat akan muncul."

"Itu wajar terjadi, tetapi tetap bisa diperlambat," jelasnya, Jumat (20/6/2025).

Langkah praktis yang bisa dilakukan pengendara adalah dengan memberikan lapisan pelindung pada bagian-bagian logam motor. 

Produk yang bisa digunakan antara lain cairan penetran seperti WD-40 atau oli kental seperti oli 20W-50.

Bagian yang perlu diperhatikan meliputi pelek, baut, hingga rangka motor.

"Pelindung ini sifatnya sementara, tapi cukup efektif."

"Setelah berkendara, motor harus segera dicuci dan bisa dilapisi lagi jika perlu," katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa proses mencuci tidak boleh asal-asalan.

Menyiram motor menggunakan air tidak cukup untuk mencegah karat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved