Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Belum Ada Pembukaan CPNS 2025, Sekda Banyumas Imbau Warga Waspada Penipuan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan hingga pertengahan 2025 belum ada informasi resmi terkait pembukaan pendaftaran CPNS

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
INFO CPNS - Foto dokumentasi Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie saat ditemui Tribunbanyumas.com, Selasa (20/5/2025). Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait rekrutmen CPNS 2025. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan hingga pertengahan 2025 belum ada informasi resmi terkait pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait rekrutmen CPNS 2025.

"Untuk saat ini belum ada (informasi pembukaan CPNS 2025). 

Kalau yang tahun 2024 kan baru diangkat 1 Juni 2025.

Ada 72 CPNS formasi yang terisi. 

Nanti 1 Oktober 2025 baru pengangkatan PPPK 2026 yang kemarin," kata Agus, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/6/2025).

Ia menegaskan bahwa pun ada pembukaan CPNS baru, kemungkinan besar hal itu baru akan dilaksanakan pada 2026. 

Namun hingga kini belum ada kepastian ataupun tanda-tanda ke arah itu.

"Paling kalau ada (CPNS) tahun depan (2026), tapi sampai saat ini belum ada kabar. 

Belum ada tanda-tanda," ucapnya. 

Agus juga mengingatkan masyarakat tidak terjebak dalam praktik penipuan berkedok jasa meloloskan CPNS

Ia menyebut sudah ada banyak korban yang tertipu karena tergiur janji manis calo.

"Hati-hati, sekarang sudah banyak yang kena korban. 

Karena di medsos muncul, kasak-kusuk sini, lewat saya. Nggak ada. 

Sekarang CPNS itu nggak ada uang-uangan. Free, jangan sampai tertipu, semua transparan," tegasnya.

Pemkab Banyumas mengimbau warga hanya percaya pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah dan tidak terpancing janji-janji yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved