Wonosobo
Kelas Khusus Olahraga Jadi Rahasia MAN 2 Wonosobo 10 Kali Juara Umum Popda
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Wonosobo menjadi juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Wonosobo 2026.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM WONOSOBO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Wonosobo menjadi juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Wonosobo 2026.
Mereka menjadi sekolah yang mampu menyabet juara umum 10 kali berturut-turut mulai tahun 2017.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan atlet di lingkungan madrasah.
Baca juga: Stadion Kolodete Bergema, Ribuan Atlet Pelajar Tumpah Ruah di Pembukaan Popda Wonosobo 2026
Dominasi MAN 2 Wonosobo pada gelaran tahun ini terlihat sangat mencolok di berbagai cabang olahraga unggulan.
Berdasarkan data perolehan medali akhir, madrasah yang terletak di Jalan Dieng ini berhasil mengumpulkan 71 medali dengan rincian 40 medali emas, 16 medali perak dan 15 medali perunggu.
Perolehan medali tersebar hampir semua cabor yang diikuti, mulai pencak silat, atletik, renang, wushu, karate, taekwondo, gulat, sepak takraw, tenis meja, badminton hingga panahan.
Keberhasilan ini disebut-sebut sebagai buah manis dari eksistensi Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang dikelola secara profesional.
Program KKO ini dirancang khusus untuk menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial sejak dini dengan kurikulum yang menyeimbangkan antara prestasi akademik dan porsi latihan fisik yang intensif.
Kepala MAN 2 Wonosobo Warsam, menyatakan bahwa gelar juara umum ke-10 ini merupakan kado istimewa bagi guru dan siswa.
Ia menegaskan bahwa pihak madrasah terus berkomitmen memberikan fasilitas terbaik serta dukungan moral bagi para atlet agar mereka bisa bertanding dengan mental juara di setiap ajang yang diikuti.
"Kemenangan ini bukan sekadar soal angka atau trofi, melainkan bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan sinergi antara pelatih, guru, serta siswa KKO yang tak kenal lelah berlatih," ujar Warsam dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026)
Senada, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Rofingul Khusnu Karim, juga mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan tahun ini adalah skema latihan yang lebih terukur dan adaptif terhadap perkembangan teknologi olahraga.
Menurutnya para siswa tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibekali dengan penguatan mental bertanding agar tetap fokus meski di bawah tekanan kompetisi yang tinggi.
“Saya merasa puas dengan hasil luar biasa ini. Capaian ini adalah buah dari kerja keras dan dukungan semua pihak. Selain kerja keras atlet dan tim kepelatihan juga dispensasi waktu hingga penyediaan alat latihan, menjadi faktor kunci yang membuat para atlet mampu memberikan performa maksimal selama Popda kali ini,” ungkap Karim yang juga sebagai guru matematika.
Dengan hasil ini, MAN 2 Wonosobo kini bersiap mengirimkan delegasi atlet terbaiknya untuk mewakili Kabupaten Wonosobo di ajang Popda Tingkat Karesidenan dan Provinsi.
| Pemilik Warung Makan di Pasar Induk Wonosobo Rasakan Manfaat Sertifikat Halal bagi Usahanya |
|
|---|
| Pemkab Wonosobo Kejar Penurunan Zero Dose, 12.548 Anak Jadi Sasaran Imunisasi 2026 |
|
|---|
| Bertahan Sejak 1955, Kincir Air di Dusun Klowoh Wonosobo Masih Jadi Andalan Warga untuk Penerangan |
|
|---|
| Pemkab Wonosobo Siapkan 85 Kambing dan 7 Sapi Kurban untuk Iduladha 2026 |
|
|---|
| Pekerja Bangunan di Wonosobo Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Luka Bakar 50 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221_JUARA-UMUM-Madrasah-Aliyah-Negeri-MAN-2-Wonosobo.jpg)